Lensa Mata Baturaja – Pesta demokrasi di tingkat desa di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), mencapai puncaknya. Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak yang digelar pada Rabu, 4 November 2026, di 13 desa yang tersebar di 9 kecamatan berlangsung tertib, lancar, aman, dan kondusif.
Pelaksanaan Pilkades ini menjadi momentum penting bagi masyarakat desa untuk menentukan sosok pemimpin yang akan membawa arah pembangunan dan kemajuan desa masing-masing.
Berdasarkan hasil yang disampaikan, sebanyak 13 nama calon kepala desa berhasil memperoleh kepercayaan masyarakat untuk memimpin desa mereka.
Berikut daftar kepala desa terpilih dalam Pilkades Serentak Kabupaten OKU 2026:
1. Desa Espetiga, Kecamatan Peninjauan
Kepala Desa Terpilih: Ahmad Burori
2. Desa Mekar Jaya, Kecamatan Sosoh Buay Rayap
Kepala Desa Terpilih: Abdul Haris
3. Desa Karang Agung, Kecamatan Baturaja Barat
Kepala Desa Terpilih: Barlian
4. Desa Gunung Liwat, Kecamatan Pengandonan
Kepala Desa Terpilih: Abdul Basit
5. Desa Kemalajaya, Kecamatan Muara Jaya
Kepala Desa Terpilih: Rusmantaris
6. Desa Sumber Bahagia, Kecamatan Lubuk Batang
Kepala Desa Terpilih: Agus Wijaya
7. Desa Sukamaju, Kecamatan Baturaja Barat
Kepala Desa Terpilih: Alendra
8. Desa Sukapindah, Kecamatan Kedaton Peninjauan Raya
Kepala Desa Terpilih: Supratman
9. Desa Lubuk Kemiling, Kecamatan Kedaton Peninjauan Raya
Kepala Desa Terpilih: Evan Hartono
10. Desa Kedaton Timur, Kecamatan Kedaton Peninjauan Raya
Kepala Desa Terpilih: Purwanto
11. Desa Bunglai, Kecamatan Kedaton Peninjauan Raya
Kepala Desa Terpilih: Iwan Munandar
12. Desa Sundan, Kecamatan Lengkiti
Kepala Desa Terpilih: Ronzili
13. Desa Tanjung Makmur, Kecamatan Sinar Peninjauan
Kepala Desa Terpilih: Imam Baidowi
Momentum Persatuan dan Pembangunan Desa
Keberhasilan pelaksanaan Pilkades yang berlangsung aman dan kondusif menjadi hal penting dalam menjaga stabilitas serta keharmonisan masyarakat di Kabupaten OKU.
Meski pilihan politik masyarakat berbeda, seluruh elemen desa diharapkan kembali bersatu setelah proses pemungutan suara selesai. Dukungan masyarakat sangat dibutuhkan agar kepala desa terpilih dapat menjalankan amanah dengan baik.
Kepala desa terpilih juga diharapkan mampu merangkul seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga yang sebelumnya memiliki pilihan berbeda, tanpa membeda-bedakan dukungan politik.
Tantangan berikutnya adalah membuktikan kepercayaan masyarakat melalui program pembangunan, peningkatan pelayanan publik, transparansi pengelolaan dana desa, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Pilkades bukan sekadar ajang perebutan jabatan, melainkan bagian dari proses demokrasi untuk menentukan masa depan desa.
Kini, masyarakat menantikan langkah nyata 13 kepala desa terpilih dalam membawa perubahan dan kemajuan di desa masing – masing.
Selamat kepada seluruh kepala desa terpilih. Saatnya bersatu, bekerja, dan membangun desa demi OKU yang semakin maju dan sejahtera.




