Scroll untuk baca artikel
Ekonomi

AI Connect Innovation Lab Dorong Peserta Bangun Produk AI Inovatif Sesuai Kebutuhan Pasar

68
×

AI Connect Innovation Lab Dorong Peserta Bangun Produk AI Inovatif Sesuai Kebutuhan Pasar

Sebarkan artikel ini

AI Connect Innovation Lab mengajak peserta memahami validasi pasar, analisis kompetitor, hingga strategi positioning agar produk AI yang dikembangkan lebih relevan dengan kebutuhan pengguna dan siap bersaing.

Telkom AI Connect Makassar kembali menggelar sesi AI Connect Innovation Lab secara daring melalui Zoom pada Sabtu (18/7). Kegiatan ini menghadirkan Muhammad Risal, Strategic Research Consultant sekaligus Managing Director Humannext.

Melalui sesi bertajuk Identifying Market Opportunities & Positioning Your AI Product, peserta diajak memahami pentingnya memvalidasi aspek bisnis sebelum mengembangkan produk AI. Dalam pemaparannya, Risal menekankan bahwa membangun produk AI tidak cukup hanya berfokus pada kemampuan teknis. Menurutnya, banyak founder pemula masih kesulitan membedakan asumsi dengan data pasar, sehingga positioning yang dibangun belum benar-benar tervalidasi oleh kebutuhan pengguna.

Baca Juga :  Lonjakan Transaksi ETH: Apakah Ini Sinyal Pertumbuhan di Masa Depan?

“Validasi ke user itu tidak ada jalan pintas, ketimbang terus-menerus membangun produk di balik meja tanpa pernah mengobrol dengan usernya,” ujar Risal.

Selain membahas pentingnya validasi pengguna, Risal juga memperkenalkan empat kategori masalah yang layak diselesaikan, yaitu unworkable, unavoidable, urgent, dan underserved. Peserta turut mempelajari pendekatan market sizing melalui kerangka TAM-SAM-SOM, karakteristik pasar AI, serta teknik competitive analysis untuk membangun positioning produk yang lebih tepat dan memiliki nilai pembeda.

Enam proyek AI karya peserta turut dibedah dalam sesi diskusi interaktif. Proyek tersebut meliputi EksporIn (platform AI untuk ekspor UMKM); Agrivision AI (prediksi distribusi pupuk bersubsidi); AspiraAI (pengaduan masyarakat berbasis voice-to-text); T-Save (verifikasi obat berbasis blockchain dan AI); FitCheck AI (rekomendasi outfit berbasis computer vision); serta Growmate (manajemen bisnis F&B berbasis AI). Masing-masing tim memperoleh masukan langsung terkait validasi masalah, segmentasi customer dan user, serta strategi go-to-market yang sesuai dengan karakteristik industrinya.

Baca Juga :  P3SRS Belmont Residence Tower Everest Paparkan Rekam Jejak Opini Audit, Posisi Kas, dan Tetapkan Keputusan Strategis pada RUTA 2026

Melalui program AI Connect Innovation Lab, Telkom AI Connect terus berkomitmen memperkuat kapasitas talenta digital muda Makassar, tidak hanya dari sisi kemampuan teknis membangun produk, tetapi juga pemahaman bisnis untuk membawa solusi berbasis AI agar lebih relevan dan kompetitif di pasar, sebagai bagian dari sinergi dan kolaborasi di lingkungan Telkom Group .

Baca Juga :  Terintegrasi Bandara dan Kian Diminati, KAI Daop 7 Madiun Tegaskan Aturan Kenyamanan Penumpang KA BIAS

Tentang Telkom AI Connect

Telkom AI Connect merupakan bagian dari inisiatif Telkom AI Center of Excellence (AI CoE) yang diinisiasi oleh PT Telkom Indonesia. Program ini menghadirkan pembelajaran, showcase inovasi, dan konsultasi bisnis untuk mendorong adopsi AI serta mempercepat transformasi digital. Telkom AI Connect hadir di sembilan kota di Indonesia dengan komitmen membangun kapabilitas AI yang merata, relevan, dan berkelanjutan.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *