Scroll untuk baca artikel
News

Bangunan Cor Lapangan SMA N 7 Diduga Proyek Siluman Kepala Sekolah Kabur Ketika Dikonfirmasi Wartawan 

192
×

Bangunan Cor Lapangan SMA N 7 Diduga Proyek Siluman Kepala Sekolah Kabur Ketika Dikonfirmasi Wartawan 

Sebarkan artikel ini

 

Lensa Mata.id, Tanjungbalai

 

Halaman depan SMA Negeri 7 Kota Tanjungbalai kini berubah dengan adanya proses cor semen untuk memperbaiki lapangan diduga proyek yang seharusnya menjadi kabar baik ini justru memunculkan pertanyaan besar setelah seorang guru Tata Usaha (TU) menyatakan bahwa biaya pembangunan berasal dari dana SPP murid.

 

Ketika dikonfirmasi lebih lanjut malah menghadapi kendala, Kepala Sekolah kabur ketika wartawan datang dan bendahara juga tidak ditemukan.

 

Pada hari Sabtu (27/6/2026), beberapa wartawan yang mengunjungi SMA N 7 menyaksikan langsung proses cor semen untuk memperbaiki lapangan halaman depan sekolah. Area yang dulunya tidak rata kini mulai diubah bentuknya untuk memberikan fasilitas yang lebih baik bagi siswa. Namun, ketika ditanya mengenai sumber dana yang digunakan untuk proyek ini, seorang guru TU memberikan informasi yang membuat wartawan penasaran.

Baca Juga :  Kesepakatan KUA - PPAS Rancangan P.APBD TA 2025 Kota Medan Ditandatangani

 

“Yang saya tahu pembangunan ini menggunakan dana SPP murid pak, kalau mau lebih jelasnya bapak bisa datang pada hari Senin yang akan datang,” ujarnya sambil menunjukkan area lapangan yang tengah dikerjakan. Informasi ini memunculkan pertanyaan apakah penggunaan dana SPP untuk proyek konstruksi tersebut telah melalui proses yang sesuai dan diinformasikan secara transparan kepada wali murid serta siswa.

 

Untuk mendapatkan klarifikasi yang lebih jelas, wartawan dari berbagai media kembali mengunjungi SMA N 7 pada hari Senin (29/6/2026). Namun, bukan jawaban yang mereka dapatkan, melainkan kejadian yang tidak terduga. Ketika melihat wartawan datang, Kepala Sekolah langsung menyatakan bahwa ia harus pergi ke Kantor Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdis). “Saya mau ke Kacabdis pak,” ujarnya singkat sebelum meninggalkan kantornya sambil pergi menggunakan sepeda motornya.

Baca Juga :  Bupati Ajak IGRA Kolaborasi Bangun SDM Deli Serdang

 

Tak hanya Kepala Sekolah, upaya untuk bertemu dengan bendahara sekolah yang seharusnya dapat memberikan klarifikasi terkait penggunaan dana juga menemui halangan. Petugas di bagian TU menyatakan bahwa bendahara tidak berada di sekolah dan tidak dapat memberikan informasi kapan ia akan kembali.

 

Situasi ini membuat pertanyaan mengenai penggunaan dana SPP untuk cor lapangan semakin terbengkalai. Beberapa pertanyaan yang masih belum terjawab antara lain: apakah penggunaan dana telah disetujui oleh komite sekolah atau musyawarah orang tua murid? Berapa total biaya yang dikeluarkan untuk proyek ini? Dan apakah ada transparansi laporan penggunaan dana kepada seluruh pihak terkait?

 

Penggunaan dana SPP merupakan hal yang sangat sensitif, karena merupakan kontribusi dari orang tua dan siswa untuk mendukung kelancaran proses pendidikan di sekolah. Setiap penggunaannya seharusnya dilakukan dengan transparan, akuntabel, dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Baca Juga :  Antony Sinaga Soroti Kinerja PJ Gubernur & PJ/PJS Bupati/Walikota Dalam Menangani Deflasi

 

Masyarakat dan wali murid berhak mengetahui bagaimana dana yang mereka bayarkan digunakan, terutama jika digunakan untuk proyek pembangunan yang cukup besar seperti cor lapangan. Komite sekolah dan dinas pendidikan diharapkan dapat segera turun tangan untuk mengklarifikasi penggunaan dana tersebut, serta memastikan bahwa setiap pengeluaran dilakukan dengan benar dan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.

 

“Sampai saat ini kita masih dalam upaya untuk mendapatkan klarifikasi resmi dari pihak sekolah dan dinas pendidikan terkait penggunaan dana SPP ini. Kami berharap pihak terkait dapat segera memberikan penjelasan yang jelas agar tidak menimbulkan kesalahpahaman dan kekhawatiran yang tidak perlu bagi masyarakat,” ujar salah satu wartawan yang terlibat dalam peliputan.

 

( M J H )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *