Scroll untuk baca artikel
Ekonomi

BINUS ASO Gandeng Imajin, Mahasiswa Siap Jadi Innovator

158
×

BINUS ASO Gandeng Imajin, Mahasiswa Siap Jadi Innovator

Sebarkan artikel ini

Di tengah perubahan industri manufaktur yang makin cepat dan serba digital, BINUS ASO School of Engineering terus memperluas kolaborasi strategis dengan berbagai perusahaan dari Indonesia maupun Jepang untuk memastikan mahasiswa siap menghadapi dunia kerja yang sesungguhnya. Salah satu kolaborasi yang menarik adalah kerja sama dengan PT Imajinasi Karya Bangsa (Imajin).

Melalui kolaborasi ini, BINUS ASO School of Engineering membuka akses pembelajaran yang lebih dekat dengan industri, mulai dari teknologi produksi hingga ekosistem digital manufaktur, sekaligus mendorong mahasiswa untuk berkembang menjadi talenta inovatif yang siap bersaing di era industri 4.0. Penasaran seperti apa peluang dan manfaat yang bisa didapat? Yuk, simak artikel lengkapnya!

Tentang PT Imajinasi Karya Bangsa (Imajin)

PT Imajinasi Karya Bangsa (Imajin) adalah startup teknologi yang berperan sebagai manufacturing hub di Indonesia dengan menghubungkan pelanggan dan pelaku industri manufaktur, khususnya Industri Kecil Menengah (IKM). Melalui platform digitalnya, Imajin mendukung transformasi industri menuju era Industri 4.0 dengan menghadirkan berbagai layanan manufaktur seperti pembuatan mold & dies, 3D printing, stamping, hingga fabrikasi logam dan plastik.

Selain itu, Imajin juga menyediakan layanan penyewaan mesin industri termasuk mesin CNC untuk mendukung kebutuhan produksi dan pengembangan teknologi manufaktur modern. Dengan fokus pada inovasi dan digitalisasi industri, Imajin menjadi salah satu perusahaan yang aktif mendorong perkembangan ekosistem manufaktur di Indonesia.

Baca Juga :  Jelang Angkutan Nataru 2025/2026, Daop 2 Bandung Intensifkan Pemeriksaan Prasarana Demi Keamanan dan Keselamatan Perjalanan Kereta Api

Ruang Lingkup Kolaborasi BINUS ASO dan Imajin

Kerja sama antara BINUS ASO School of Engineering dan PT Imajinasi Karya Bangsa (Imajin) berfokus pada penguatan kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri manufaktur modern melalui kegiatan research and development, program akademik berbasis industri, program magang, serta Imajin Manufacturing Practical and Career Training.

Melalui kolaborasi ini, mahasiswa BINUS ASO School of Engineering berkesempatan mendapatkan pengalaman industri secara langsung, mengenal teknologi manufaktur terkini, serta memperoleh pembinaan dari praktisi industri agar kompetensi yang dimiliki lebih relevan dengan kebutuhan dunia kerja modern dan memiliki kesiapan karier yang lebih kuat sebelum lulus.

Manfaat Kerja Sama BINUS ASO dan NTA

Berikut beberapa manfaat yang bisa diperoleh mahasiswa:

1. Bantu memahami dinamika kerja di industri

Kerja sama ini membantu mahasiswa memahami bagaimana dunia industri bekerja secara nyata, mulai dari proses produksi, alur kerja profesional, hingga tantangan yang dihadapi industri manufaktur modern. Melalui program magang, pelatihan, dan kegiatan kolaboratif lainnya, mahasiswa dapat melihat langsung penerapan teori yang dipelajari di kelas ke dalam praktik industri. Pengalaman ini membuat mahasiswa lebih siap beradaptasi dengan lingkungan kerja profesional setelah lulus.

Baca Juga :  Harga Emas Kembali Menguat, Ditopang Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga The Fed

2. Exposure terhadap teknologi manufaktur terkini

Mahasiswa BINUS ASO School of Engineering juga berkesempatan mengenal berbagai teknologi manufaktur modern yang digunakan di industri saat ini, seperti teknologi produksi berbasis digital dan sistem manufaktur yang mendukung Industri 4.0. Exposure ini memberikan wawasan baru mengenai perkembangan teknologi industri dan membantu mahasiswa memahami standar teknologi yang digunakan di dunia kerja modern sehingga kompetensi yang dimiliki menjadi lebih relevan dan kompetitif.

3. Pembinaan oleh praktisi langsung

Salah satu nilai tambah dari kolaborasi ini adalah adanya pembinaan langsung dari praktisi industri yang telah berpengalaman di bidang manufaktur dan teknologi. Mahasiswa akan mendapatkan mentoring, arahan profesional, serta wawasan praktis mengenai kebutuhan industri, budaya kerja, hingga keterampilan yang penting dimiliki di dunia profesional. Dengan pendampingan langsung dari praktisi, mahasiswa dapat memperoleh pengalaman belajar yang lebih aplikatif dan sesuai dengan kebutuhan industri saat ini.

4. Pelatihan karier yang terstruktur

Melalui program Imajin Manufacturing Practical and Career Training, mahasiswa bisa merasakan pelatihan karier yang lebih terarah dan terintegrasi. Program ini membantu mahasiswa mengembangkan keterampilan teknis, problem solving, komunikasi profesional, hingga kesiapan menghadapi proses kerja di industri modern. Dengan adanya pelatihan yang terstruktur, mahasiswa BINUS ASO School of Engineering memiliki bekal yang lebih kuat untuk membangun karier dan bersaing di dunia kerja setelah lulus.

Baca Juga :  Faculty of Humanities BINUS University Siapkan Talenta Global di Era AI, Menjawab Kekhawatiran Orang Tua akan Masa Depan Karier Anak

Melalui kerja sama dengan PT Imajinasi Karya Bangsa (Imajin), BINUS ASO School of Engineering memastikan setiap mahasiswanya siap terjun langsung ke dunia industri dengan pengalaman kerja nyata dan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan masa kini. Kolaborasi ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk membangun keterampilan, memperluas wawasan teknologi, dan memperoleh keunggulan kompetitif sebelum memasuki dunia kerja profesional.

Ingin jadi talenta siap industri dan punya peluang karier yang lebih luas di tingkat global sejak masih kuliah? Yuk, bergabung dengan BINUS ASO School of Engineering dan temukan perjalanan karier masa depanmu di website resmi BINUS ASO School of Engineering!

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ekonomi

Pertumbuhan jumlah investor kripto dan perkembangan teknologi blockchain membuka peluang baru bagi transformasi aset digital di Indonesia. Founder dan CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis,menilai perkembangan tersebut menunjukkan bahwa aset kripto telah berkembang menjadi bagian dari industri jasa keuangan yang lebih luas. Dalam presentasinya di AWS Summit Jakarta 2026, Yudhono menyampaikan bahwa Indonesia saat ini memiliki lebih dari 20 juta investor aset kripto. Nilai transaksi aset kripto di Indonesia sepanjang 2025 juga telahmencapai lebih dari Rp400 triliun, sementara sekitar satu dari 14 penduduk Indonesia tercatat telah berinvestasi pada aset kripto. “Ini bukan lagi hanya cerita tentang kripto. Ini sudah menjadi cerita tentang industri jasa keuangan,” ujar Yudho dalam presentasinya di AWS Summit Jakarta 2026 dapa Kamis, 6 Agustus 2026. Menurut Yudho, tingkat penetrasi aset kripto di Indonesia yang masih berada di kisaran 7% menunjukkan bahwa ruang pertumbuhan industri masih terbuka lebar. Peluang tersebut juga semakin besar seiringberkembangnya stablecoin, tokenisasi aset dunia nyata atau real-world assets (RWA), serta integrasi kecerdasan buatan dengan sistem keuangan berbasis blockchain….