Scroll untuk baca artikel
Ekonomi

Bisnishack : Rahasia Sukses Ribuan Pengusaha Meningkatkan Omzet Berkali Lipat

418
×

Bisnishack : Rahasia Sukses Ribuan Pengusaha Meningkatkan Omzet Berkali Lipat

Sebarkan artikel ini

Mengapa Kebanyakan Pengusaha Sulit Meningkatkan Omzet?

Banyak pengusaha mengalami kesulitan dalam menaikkan omzet bisnis mereka karena kurangnya networking dan mentor pengusaha yang tepat. Mereka harus melalui proses trial dan error sendirian, yang sering kali memakan waktu dan tenaga.

BisnisHack: Lebih dari Sekadar Workshop

Dalam satu dekade terakhir, BisnisHack telah menjadi pionir dalam menyediakan ruang belajar dan scale up bagi puluhan ribu pengusaha untuk berkolaborasi dengan puluhan praktisi, mentor, coach, dan pakar terbaik di Indonesia. Sehingga akan mengubah cara Anda melihat dan menjalankan bisnis.

Bisnishack dikenal dengan pendekatannya yang unik dan berkesan. Tidak seperti workshop lain, setiap acara di Bisnishack selalu menyajikan aktivitas yang berbeda, memastikan peserta mendapatkan pengalaman yang tak terlupakan.

Setiap sesi dirancang untuk memberikan nilai tambah maksimal, bukan hanya teori tetapi juga implementasi praktis yang dapat langsung diterapkan dalam bisnis peserta.

Baca Juga :  Hisense Memperluas Jangkauan Produk dengan Membuka Brandstore Surabaya

Termasuk tantangan yang mendalam dan permainan yang dirancang untuk membangun mental serta keterampilan teknis dan non-teknis peserta.

Workshop Terbaik Terlengkap: Ratusan Pengusaha dan CEO Berkumpul

BisnisHack akan mengadakan workshop eksklusif yang dihadiri oleh ratusan pengusaha, CEO, dan pemilik bisnis ternama di Indonesia.

Acara ini tidak hanya sekadar workshop biasa; ini adalah ajang pertemuan para pemimpin bisnis yang haus akan ilmu dan strategi terbaru untuk membawa bisnis mereka ke level berikutnya.

Dengan atmosfer yang dinamis dan kolaboratif, para peserta akan mendapatkan kesempatan emas untuk berjejaring, bertukar ide, dan belajar langsung dari tokoh-tokoh industri yang telah terbukti sukses.

Selalu Berinovasi dan Up-to-date dengan Perubahan Bisnis

Salah satu keunggulan BisnisHack adalah kemampuan untuk terus berimprovisasi dan memperbarui materi sesuai dengan perubahan dunia bisnis.

Baca Juga :  KAI Divre IV Tanjungkarang Mantapkan Komitmen Layanan Kesehatan Lewat Klinik Mediska

Setiap masalah, studi kasus, dan solusi yang dipelajari oleh peserta selalu diperbarui dengan formula terbaru yang paling efisien untuk masing-masing bisnis.

Hal ini memastikan bahwa peserta mendapatkan pengetahuan dan strategi yang relevan dengan situasi terkini, membantu mereka menghadapi tantangan bisnis dengan lebih percaya diri.

Di Balik Bisnis yang Potensial, Ada Kolaborasi dan Pemimpin Luar Biasa

Bisnishack secara rutin berkolaborasi dengan tokoh-tokoh dan praktisi terbaik melalui event seperti Sekolah CEO, Sekolah COO, Sekolah HRD, Marketing Mastery, dan CRM Mastery.

Bisnishack pernah berkolabari dengan nama-nama seperti Dahlan Iskan, Grace Tahir, Sandiaga Uno, Gita Wirjawan, Hasnul Suhaimi, Tommy Watimena, Hadi Kuncoro, Andrew Susanto, Richard Theodore, dan  masih banyak lagi.

Baca Juga :  Analis Kebijakan Ahli Madya Dir Penyaluran Wilayah III Badan Gizi Nasional (BGN) Deni Iskandar ST MHan membuka secara resmi Bimbingan Teknis (Bintek) Penjamah Makanan untuk Program Makan Bergizi Gratis Wilayah 1 di Hotel Grand Elite Pekanbaru, Sabtu (18/10). Diikuti 8000 peserta yang tersebar di delapan hotel di Pekanbaru. Bimtek yang berlangsung dua hari tersebut, Sabtu (18/10) dan Minggu (19/10) dihadiri perwakilan BPOM Muhammad Rusydi Ridha S Farm Apt Mfarm MH, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Sukma Yenni Budiarti Latif SKM M dan perwakilan Persatuan Ahli Gizi (Persagi) Gustiyanti SKM MKes. Dari BPOM memaparkan tentang Keamanan Pangan dan Standarisasi. Dinas Lingkungan Hidup tentang Laik Higienitas, Sanitasi dan IPAL. Persagi tentang Antropometri dan Status Gizi Anak Sekolah. Deni Iskandar ST MHan dalam sambutannya mengajak seluruh SPPG di seluruh Indonesia dapat menjalankan Standar Operasional Prosedur (SOP) dengan sebaik-baiknya. Jalankan standar operasional prosedur. Kejadian yang terjadi dilapangan itu akibat tidak berjalannya SOP tentang pengelolaan dapur yang baik. ‘’Bisa jadi juga kejadian pada makanan karena orang-orang yang tidak berkenan menjalankan SOP tersebut,’’ paparnya. Dia menekankan setiap dapur SPPG MBG untuk dapat mengikuti saran tenaga ahli gizi. ‘’Ahli gizi lah yang tahu terhadap makanan tersebut memiliki standar gizi. Semua dapur SPPG diharuskan berlatar belakang ahli gizi. Jangan sampai ahli gizi SPPG bukan berlatar belakang ahli gizi. Personal-personal yang ada di SPPG adalah merupakan pahlawan gizi,’’ ujarnya. Kejadian-kejadian pada SPPG MBG, katanya, mari intropeksi diri, apa yang viral di medsos, tiktok, instakram, facebook diperbaiki semua. Caranya dengan belajar seperti yang dilaksanakan pada Bimtek Penjamah Makanan untuk Program Makan Bergizi Gratis saat ini. Jadi nanti, semua prosedur-prosedur yang ditetapkan jangan sampai dilanggar. Apa saja yang tidak dibolehkan di dapur jangan dilakukan. Dia juga menyadari bahwa dapur MBG belum terstandar dengan baik semua, masih ada dapur yang belum standar. ‘’Nanti akan ada dapur-dapur MBG percontohan yang akan dibangun di 514 kabupaten kota di Indonesia. Tiap kabupaten kota akan ada tiga dapur SPPG milik BGN yang protektif, baik dari bangunannya, peralatan, semua sesuai dengan standar Operasional Prosedur dapur MBG. Sekarang sudah ada beberapa dalam proses pelelangan dan kontrak pemenang,’’ ujarnya. Disebutkannya, dapur SPPG BGN percontohan itu, tanahnya sudah disurvei, menggunakan tanah pemerintah daerah. Nanti pembangunan dan peralatannya dibiayai oleh APBN. Dapur tersebut tidak memakai yayasan atau mitra. Langsung dikontrol dari pusat. Dijelaskannya, pengelola dapur SPPG BGN itu ada yang dikelola oleh pemerintah, mitra swasta, instansi baik itu TNI, Polri. ‘’Kalau sudah berstandarisasi maka yang bekerja di SPPG akan lebih enak. Kalau dapurnya belum berstandar, kita akan repot, yang tadinya ingin menjadikan makanan higienis, menerapkan SOP susah karena sarana dan prasarana tidak mendukung. Dapur-dapur SPPG yang sudah ada ini diperbaiki secara perlahan-lahan. Sarana dan prasarana yang kurang bisa disampaikan oleh kepala SPPG kepada mitranya sehingga dapur menjadi sempurna,’’ terangnya. Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES.

Termasuk pendiri dan CEO bisnishack, Satia Pradana dan Hugo Ivan, serta praktisi lainnya sering menjadi pembicara di acara-acara ini, memberikan wawasan dan ilmu yang sangat berharga.

Ingin merasakan langsung transformasi yang ditawarkan Bisnishack?

Bergabunglah dengan Sekolah CEO dan dapatkan pengalaman belajar yang tidak terlupakan.

Jangan lewatkan kesempatan untuk menjadi bagian dari komunitas bisnis yang luar biasa. Daftar sekarang di Sekolah CEO dan mulai transformasi bisnis Anda. Untuk informasi dan pendaftaran, hubungi Mba Reny Bisnishack

Tentang Bisnishack

Bisnishack adalah perusahaan experience organizer yang fokus untuk pengembangan bisnis dari UKM dan korporasi. Kami memfasilitasi para peserta dengan mendatangkan praktisi, mentor, coach, hingga guru terbaik di bidangnya.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *