Scroll untuk baca artikel
Ekonomi

BRI Finance Catatkan Pertumbuhan Bisnis Resilien Di Tengah Perubahan Nilai Tukar Rupiah

149
×

BRI Finance Catatkan Pertumbuhan Bisnis Resilien Di Tengah Perubahan Nilai Tukar Rupiah

Sebarkan artikel ini

Jakarta, 2 Juni 2026 – Pelemahan nilai tukar rupiah menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi dinamika industri otomotif dan pembiayaan tahun ini. Kendati demikian, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) melihat peluang pertumbuhan pembiayaan kendaraan masih terbuka seiring tetap terjaganya permintaan masyarakat terhadap kendaraan sebagai sarana mobilitas maupun penunjang aktivitas produktif.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan, “Perubahan nilai tukar rupiah dapat memberikan tekanan terhadap harga kendaraan yang pada akhirnya berpotensi mempengaruhi daya beli masyarakat dan permintaan pembiayaan. Karena itu, kami terus mencermati perkembangan pasar dan melakukan penyesuaian strategi bisnis secara adaptif.”

Baca Juga :  Guna Mendorong Inovasi Bisnis Berbasis Sosial, UNTAG dan Maxy Academy Menyelenggarakan Pre-Immersion Wirausaha Merdeka 2024

Di tengah kondisi tersebut, BRI Finance tetap mampu menjaga kualitas pembiayaan dan pertumbuhan bisnis secara sehat. Hingga April 2026, rasio Non-Performing Financing (NPF) Perseroan tercatat sebesar 2,40%, masih berada dalam batas yang ditetapkan regulator.

Dari sisi penyaluran pembiayaan, segmen kendaraan masih memberikan kontribusi signifikan terhadap portofolio perusahaan. Pembiayaan mobil baru tercatat menyumbang 34,75% terhadap total portofolio pembiayaan BRI Finance, sementara pembiayaan mobil bekas berkontribusi sebesar 8,82%.

Baca Juga :  Bisnis Harus Jalankan Performance Marketing di 2026, Digital Agency Ini Berikan Alasannya

Capaian tersebut menunjukkan bahwa permintaan pembiayaan kendaraan masih cukup resilien meskipun pasar dihadapkan pada berbagai tantangan eksternal.

“Prospek pembiayaan kendaraan hingga akhir tahun masih memiliki peluang pertumbuhan yang baik. Kebutuhan mobilitas masyarakat yang tetap tinggi serta permintaan kendaraan yang masih terjaga pada sejumlah segmen menjadi faktor yang mendukung optimisme tersebut,” jelas Dhani.

Untuk menjaga momentum pertumbuhan sekaligus mengantisipasi dampak volatilitas nilai tukar, BRI Finance terus memperkuat manajemen risiko, menjaga kualitas portofolio pembiayaan, serta menerapkan prinsip kehati-hatian dalam setiap penyaluran pembiayaan. Perseroan juga mempererat kolaborasi dengan dealer dan mitra strategis guna menghadirkan program pembiayaan yang kompetitif dan sesuai dengan kebutuhan pasar.

Baca Juga :  Susu Kambing Etamilku : Pilihan Terbaik untuk Kesehatan Pernafasan Anda

Melalui langkah-langkah tersebut, BRI Finance optimistis dapat menjaga pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan sekaligus memberikan solusi pembiayaan yang relevan bagi masyarakat di tengah dinamika ekonomi yang terus berkembang.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ekonomi

Top up game pakai QRIS kini menjadi salah satu cara pembayaran yang paling praktis. Cukup scan kode QR menggunakan e-wallet atau mobile banking, konfirmasi pembayaran, lalu transaksi diproses dalam hitungan…