Scroll untuk baca artikel
Uncategorized

Coretan Awal Lomba Mural, MTH-PB Gambar Sosok Ini

1256
×

Coretan Awal Lomba Mural, MTH-PB Gambar Sosok Ini

Sebarkan artikel ini

MALRA, lensamata.id – Pelaksanaan Lomba Mural dengan mencoret serta mewarnai dinding tembok Rumah Raja Wain Kecamatan Kei Kecil Timur resmi dimulai. Coretan awal pelaksanaan lomba tersebut dilakukan oleh Bupati Maluku Tenggara Muhammad Thaher Hanubun bersama Wakil Bupati Ir. Petrus Beruatwarin.

Thaher Hanubun tampak menggaris garis melengkung diatas dua buah lingkaran yang berbentuk elips. Dua garis diatas lingkaran melambangkan alis dan kedua lingkaran pipih dibawahnya melambangkan mata.

Sejatinya, lukisan Thaher Hanubun ini dapat diartikan sebagai sepasang mata yang senantiasa melihat kesulitan dan kesusahan masyarakat di Kabupaten Maluku Tenggara.

Baca Juga :  Jaksa Agung ST Burhanuddin Ingatkan Jajaran Agar Tidak Melukai Bulan Suci Ramadhan Dengan Perbuatan Tercela Demi Kepentingan Pribadi

Bersamaan dengan itu, Wakil Bupati Maluku Tenggara Ir. Petrus Beruatwarin juga mengukir beberapa garis yang menghubungkan lukisan kedua mata dari Bupati Thaher Hanubun. Petrus Beruatwarin tampil dengan dua garis sejajar yang melengkung ke atas disertai dua garis buka kurung dan tutup kurung dibawahnya.

Lukisan Mural Wakil Bupati Ir. Petrus Beruatwarin ini diperkirakan menyerupai bentuk sebuah hidung seorang pimpinan yang peka terhadap tantangan dari dalam maupun luar Pemerintahan.

Kesimpulan dari kedua gambar Mural MTH-PB adalah falsafah hidup masyarakat suku Kei “Ain Ni Ain” yang saling membutuhkan satu dengan lainnya.

Baca Juga :  Polres Simalungun Tingkatkan Penanganan Karhutla Dengan Dirikan Menara Pantau

KOMPETISI MURAL

Mural adalah cara menggambar/melukis diatas dinding, tembok atau permukaan luas yang bersifat permanen lainnya. Ide Mural ini langsung diisi oleh Bupati Maluku Tenggara dan kompetensi Mural ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Nen Dit Sakmas ke-5 tahun 2023.

Lukisan Mural yang dilaksanakan mengisahkan tentang Sejarah perjalanan Nen Dit Sakmas yang dibagi dalam 11 scene untuk 11 peserta lomba dan dimulai hari ini tanggal 4 – 7 September 2023. Dan para pemenang akan diumumkan pada acara puncak Nen Dit Sakmas tahun 2023.

Baca Juga :  Kejati Sumut Gelar Sobat Bertanya Om Jak Menjawab, Ajak Masyarakat Semakin Mengenali Hukum

Adapun peserta lomba yaitu:

1. Cristo Songjanan

2. Armita Tamher

3. SMP Budhi Mulia Langgur

4. Billy Laipiopa

5. Neles Jamlean

6. Udin Jalmaf

7. Azwar Leisubun

8. Attyo Difinubun

9. Idris Tamher

10. SMP Karel Satsuitubun

11. SMP Karel Satsuitubun

Sebagai Dewan Juri:

1. Emus Larmawata

2. Julius Faubun

3. Kepala Dinas Kebudayaan Drs. Abraham Rejaan

Dengan Dewan Juri Kehormatan adalah M. Thaher Hanubun, memperebutkan:

Juara 1 Rp.7.000.000

Juara 2 Rp.5.000.000

Juara 3 Rp.3.000.000

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *