Scroll untuk baca artikel
Ekonomi

Dari imbauan Barang Bawaan hingga Barang Tertinggal, KAI Jaga Kenyamanan Pengguna di LRT Jabodebek

312
×

Dari imbauan Barang Bawaan hingga Barang Tertinggal, KAI Jaga Kenyamanan Pengguna di LRT Jabodebek

Sebarkan artikel ini

KAI mengingatkan pengguna LRT Jabodebek untuk menyesuaikan barang bawaan dengan ketentuan bagasi yang berlaku dan menyediakan layanan penitipan barang di Stasiun Halim serta layanan Lost and Found.

Bekasi, 6 Januari 2026 – Aktivitas masyarakat perkotaan kerap tercermin dari barang yang dibawa dalam perjalanan. Untuk menjaga kenyamanan bersama, KAI mengingatkan pengguna agar menyesuaikan barang bawaan dengan ketentuan bagasi yang berlaku, yakni berukuran maksimal 100 x 40 x 30 sentimeter serta tidak termasuk barang berbahaya atau dilarang.

Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, menyampaikan pengguna LRT Jabodebek dapat memanfaatkan ruang yang disediakan untuk menaruh barang : seperti rak di atas kursi dan area khusus, agar tidak mengganggu akses maupun aktivitas pengguna lain.

Baca Juga :  Meriahkan BRI Consumer Expo 2026 Jakarta, BRI Finance Hadirkan Promo KKB Kompetitif Mulai 1,59%

“Barang bawaan merupakan bagian dari aktivitas harian masyarakat kota. Dengan menempatkannya secara tepat, pengguna ikut menjaga agar ruang perjalanan dapat digunakan secara nyaman oleh semua,” ujarnya.

Selain itu, KAI juga menyediakan layanan penitipan barang di Stasiun Halim. Layanan ini beroperasi setiap hari pukul 05.00 hingga 23.00 WIB, dengan durasi penitipan maksimal 72 jam.

Baca Juga :  Siapkan Dana Pendidikan Anak, BRI Finance Hadirkan Solusi Dana Fleksibel

Kehadiran layanan ini memberi pilihan bagi pengguna untuk tetap melanjutkan aktivitas di kawasan perkotaan tanpa harus membawa seluruh barang ke dalam kereta, khususnya bagi mereka yang ingin berkeliling kota dan kembali mengunakan layanan kereta api cepat Whoosh.

Ditambahkannya, LRT Jabodebek memiliki layanan Lost and Found bagi barang yang tertinggal di area stasiun maupun di dalam kereta. Layanan pendukung ini merupakan bagian dari upaya menghadirkan transportasi publik yang tertata dan responsif terhadap kebutuhan pengguna.

Baca Juga :  Celebrity Fitness Indonesia Rayakan World Wellness Weekend 2024 Dengan Acara Tahunan "Yoga In The Park" Di Bandung

Sepanjang 2025, tercatat 6.995 barang temuan, dengan 3.399 barang telah dikembalikan kepada pemiliknya, sementara 3.596 barang masih tersimpan dalam pengelolaan petugas, dengan estimasi nilai mencapai Rp797,7 juta.

“Transportasi publik tidak hanya berbicara tentang perpindahan dari satu titik ke titik lain, tetapi tentang bagaimana ruang mobilitas dikelola. Pengaturan bagasi, penitipan barang, hingga layanan barang temuan menjadi bagian dari upaya menghadirkan pengalaman perjalanan yang aman, tertib, dan berkelanjutan,” tutupnya.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ekonomi

Bittime menargetkan volume perdagangan Bittime Futures tumbuh 10 kali lipat pada tahun pertama seiring meningkatnya potensi pasar Futures di Indonesia. Sebagai PAKD yang terdaftar dan diawasi OJK, Bittime terus mengembangkan…