Scroll untuk baca artikel
News

Empat Unit Mobil di Desa Tlagah Dibakar OTK

575
×

Empat Unit Mobil di Desa Tlagah Dibakar OTK

Sebarkan artikel ini

Lensa Mata Sampang – Insiden terbakarnya empat unit kendaraan bermotor roda empat di Desa Tlagah Kec. Banyuates Kab. Sampang Madura Provinsi Jawa Timur, Kamis (07/04/2025).

Kejadian tersebut berawal dari adanya dugaan jual beli jabatan penjabat Kepala Desa (PJ) se Kec. Banyuates dengan nominal yang berbeda dari puluhan hingga ratusan juta.

Di lansir dari media jawapes.com, diduga ada rasa kecewa terhadap, S pemilik empat mobil yang di bakar oleh orang tidak di kenal (OTK), karena sudah setor besar namun jabatan yang di janjikan tidak turun, bisa jadi itu penyebabnya mobil tersebut di bakar,” ujar warga yang meminta identitasnya di rahasiakan demi keamanan jiwanya.

Baca Juga :  PN Kisaran Gelar Sidang Lapangan Perkara Sengketa Lahan, M.Yahya Sebagai Tergugat Dikawal Orang Terdekat Terlihat Cekcok Dengan Warga di Lokasi

Seperti pemberitaan sebelumnya dalam sebuah rekaman suara/voice note tersebut disinyalir pengakuan seorang tokoh di banyuates sampang berinisial D bahwa semua tim pemenangan jimad sakteh pada pilkada sampang berapa bulan lalu di kecamatan banyuates, yang menginginkan jabatan PJ Kades harus membayar kepada ketua korcam berinisial S ini.

Baca Juga :  Polres Nias Selatan Tiba-Tiba Datangi Kantor KPU dan Bawaslu Kabupaten Nias Selatan

“Semua berbayar kalau untuk Desa trapang itu paling sedikit Rp50 juta hingga Rp100 juta, kalau Desa Larlar itu mencapai Rp200 juta,” aku seorang tokoh berinisial D.

Tokoh inisial D tersebut juga termasuk tim pemenangan Jimad Sakteh di Kec. Banyuates juga mengungkapkan bahwa ada empat desa yang belum bayar, diantaranya desa kembang jeruk, jatra timur banyuates serta batioh, sedang untuk yang lain sudah lunas, sedang untuk dana tersebut di setor kepada S dikarenakan wilayah banyuates yang punya akses langsung ke bapak hanya S selaku korcam,” ungkapnya.

Baca Juga :  Korban Kasus Penganiayaan Harapkan Pelaku di Hukum Seberat-Beratnya

Sementara itu Kapolsek Banyuates AKP Sunarno membenarkan insiden pembakaran mobil tersebut, Pihaknya menegaskan bahwa kasus ini masih dalam penyelidikan.

“Motifnya masih dalam penyelidikan”, tegasnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *