Lensa Mata Pesisir Barat || DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pesisir Barat gelar Raker yang dilaksanakan di kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pesisir Barat di Pekon (Desa) Seray, Kecamatan Pesisir Tengah, Jum’at (22/09/2023).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sudin SE, ketua DPD partai PDI Perjuangan Provinsi Lampung beserta rombongan kepengurusan,
Ir. Sutono selaku sekretaris partai PDI Perjuangan Provinsi Lampung, Dr. Yanuwar Irawan DPRD Provinsi Lampung , Ketua komisi VI fraksi partai PDI Perjuangan Maya Sari beyti, pengurus partai PDI Perjuangan Provinsi Lampung Dadang Sumpena, DPRD provinsi Lampung, Pieter, SE selaku ketua DPC partai PDI Perjuangan Kabupaten Pesisir Barat, beserta para pengurus DPC Pesisir Barat A. Zulkifli Rohman SH, Erwin Goestom, Ripzon Efendi, S.Sos, Mat. Muhizar, Anggota DPRD PESISIR BARAT fraksi partai PDI-P dan seluruh pengurus PAC kecamatan se-Pesisir Barat serta para Bacaleg fraksi partai PDIP Pesisir Barat.
Ketua DPD partai PDIP Provinsi Lampung Sudin, SE menyampaikan “saya bersama pengurus fungsional DPD Provinsi Lampung menghadiri acara pembukaan rapat kerja cabang ke-IV PDIP Perjuangan kabupaten Pesisir Barat dengan tema Fakir Miskin dan anak terlantar dipelihara oleh negara itu adalah tagline yang dibuat atas instruksi langsung oleh Ibu Megawati”, tuturnya.
Akan tetapi tanggal 29 September 2023 PDIP Perjuangan pun akan mengadakan Rapat Kerja Nasional dengan tema tagline mengenai pangan.
“Tadi saya bicara agak keras supaya anggota legislatif atau calon anggota legislatif DPC dan pengurus anak ranting harus bekerja untuk masyarakat tadi dengan jelas juga saya katakan jangan takut untuk mengkritik pemerintah, amati dalam pembuatan pembuatan peraturan daerah apabila salah, tetapi apabila pemerintah daerah kinerjanya bagus kita wajib acungkan jempol”kita bilang bahwa pemerintah daerah kabupaten Pesisir Barat kinerjanya bagus” jangan menjadi anggota dewan hanya diam aja, gak ngomong, gak berani mengkritisi”, ucap Sudin.
Sudin juga melanjutkan bawah tadi juga melantik Taruna Merah Putih Kabupaten Pesisir Barat yang mana Taruna Merah Putih itu kita ingin meningkatkan pengetahuan politik kepada anak-anak muda kaum milenial, serta beliau juga mengatakan setahu saya peraturan dan undang undang yang namanya taman nasional tidak dapat dibangun kecuali jalan patroli.
“Saya sudah bicara berapa kali secara pribadi sudah rapat kerja kepada Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan sudah berusah, tetapi kalau saya juga disuruh melanggar hukum saya tidak mau”, tegas Sudin(LM/TOPAN)









