Scroll untuk baca artikel
Ekonomi

HSB Investasi Perkuat Sistem Trading Aman dengan Sertifikasi ISO 27001

282
×

HSB Investasi Perkuat Sistem Trading Aman dengan Sertifikasi ISO 27001

Sebarkan artikel ini
HSB Investasi menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan data dan transaksi nasabah, serta mendukung ekosistem trading aman melalui penerapan sertifikasi standar internasional ISO/IEC 27001:2022. Sertifikasi ini diterbitkan oleh CBQA Global setelah melalui proses audit menyeluruh untuk memastikan Sistem Manajemen Keamanan Informasi (ISMS) PT Handal Semesta Berjangka mengikuti standar internasional.

ISO/IEC 27001:2022 merupakan standar internasional dalam pengelolaan Sistem Manajemen Keamanan Informasi (Information Security Management System/ISMS). Standar ini menjadi acuan berbagai institusi keuangan dan perusahaan berbasis teknologi dalam membangun sistem perlindungan informasi yang terstruktur dan terukur.

Melalui ISO 27001, HSB memastikan pengelolaan data pribadi, informasi transaksi, serta sistem digital perusahaan dilakukan berdasarkan prinsip kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan guna menjaga data aman dan operasional yang terlindungi.

Baca Juga :  Maksimalkan "Sandwich Days" Lebih Hemat Bersama Akulaku PayLater dan Agoda

Direktur Kepatuhan HSB Investasi, Wulan Pondaag, menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam membangun tata kelola yang kuat dan berkelanjutan.

“Kami memahami bahwa keamanan data berkaitan langsung dengan rasa aman nasabah dalam bertransaksi. Penerapan ISO 27001 menjadi langkah konkret kami dalam memperkuat sistem pengamanan informasi. Standar ini memastikan setiap potensi risiko diidentifikasi dan dikelola secara sistematis, sehingga perlindungan data nasabah tetap menjadi prioritas utama,” ujar Wulan Pondaag, Direktur Kepatuhan PT. HSB Investasi.

Di tengah meningkatnya ancaman siber, penerapan ISO 27001 di HSB mencakup penguatan Sistem Manajemen Keamanan Informasi pada proses transaksi dan customer onboarding. Standar ini memastikan setiap pembukaan akun serta aktivitas trading  berjalan dengan pengendalian keamanan yang terstruktur dan terukur.

Baca Juga :  Telkom Dorong Kolaborasi Kreatif dan Teknologi Melalui Ecosystem Dialogue

HSB Investasi juga mengintegrasikan sistem transaksi yang transparan melalui ekosistem bursa berjangka guna memastikan setiap aktivitas trading berjalan sesuai mekanisme yang berlaku.

Sebagai perusahaan yang juga diawasi OJK dan Bank Indonesia, HSB Investasi juga terus mengembangkan inovasi berbasis teknologi untuk meningkatkan kenyamanan dan transparansi layanan. Melalui aplikasi trading all-in-one pertama di Indonesia, nasabah  dapat mengakses fitur AI interaktif, sinyal trading, pendampingan mentor, serta layanan customer service 24/5 dalam satu platform.

Baca Juga :  ASUS Luncurkan Rangkaian Router WiFi 7 Terlengkap di Indonesia

Dengan penerapan ISO/IEC 27001:2022, HSB Investasi terus berkomitmen memperkuat fondasi keamanan informasi untuk menjaga kepercayaan nasabah dan mendukung terciptanya ekosistem trading aman dan transparan.

About HSB Investasi (PT Handal Semesta Berjangka)
HSB Investasi merupakan pialang resmi dan diawasi langsung oleh Badan Pengawas Perdagangan Komoditi (Bappebti) di bawah Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. HSB juga terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan anggota dari bursa ICDX, Lembaga Kliring ICH, dan asosiasi Aspebtindo.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ekonomi

Pertumbuhan jumlah investor kripto dan perkembangan teknologi blockchain membuka peluang baru bagi transformasi aset digital di Indonesia. Founder dan CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis,menilai perkembangan tersebut menunjukkan bahwa aset kripto telah berkembang menjadi bagian dari industri jasa keuangan yang lebih luas. Dalam presentasinya di AWS Summit Jakarta 2026, Yudhono menyampaikan bahwa Indonesia saat ini memiliki lebih dari 20 juta investor aset kripto. Nilai transaksi aset kripto di Indonesia sepanjang 2025 juga telahmencapai lebih dari Rp400 triliun, sementara sekitar satu dari 14 penduduk Indonesia tercatat telah berinvestasi pada aset kripto. “Ini bukan lagi hanya cerita tentang kripto. Ini sudah menjadi cerita tentang industri jasa keuangan,” ujar Yudho dalam presentasinya di AWS Summit Jakarta 2026 dapa Kamis, 6 Agustus 2026. Menurut Yudho, tingkat penetrasi aset kripto di Indonesia yang masih berada di kisaran 7% menunjukkan bahwa ruang pertumbuhan industri masih terbuka lebar. Peluang tersebut juga semakin besar seiringberkembangnya stablecoin, tokenisasi aset dunia nyata atau real-world assets (RWA), serta integrasi kecerdasan buatan dengan sistem keuangan berbasis blockchain….