Scroll untuk baca artikel
Ekonomi

Jadi Alternatif di Tengah Dinamika Daya Beli, BRI Finance Perkuat Pembiayaan Mobil Bekas

33
×

Jadi Alternatif di Tengah Dinamika Daya Beli, BRI Finance Perkuat Pembiayaan Mobil Bekas

Sebarkan artikel ini

PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) terus memperkuat bisnis pembiayaan mobil bekas seiring besarnya kebutuhan masyarakat terhadap pilihan kendaraan yang sesuai dengan kemampuan finansial. Segmen ini dinilai memiliki karakteristik pasar yang berbeda dan membutuhkan pendekatan pembiayaan yang disesuaikan dengan profil konsumen maupun kondisi kendaraan.

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) memperkirakan volume pasar mobil bekas di Indonesia mencapai sekitar 1,6–1,7 juta unit per tahun. Menurut GAIKINDO, besarnya pasar tersebut antara lain berkaitan dengan tekanan daya beli masyarakat kelas menengah dalam dua tahun terakhir, sementara harga mobil bekas yang lebih rendah dibandingkan kendaraan baru menjadi salah satu faktor yang mendorong masyarakat memilih kendaraan bekas.

Baca Juga :  5 Cara Membangun Ruang Keluarga Minimalis Bernuansa Elegan, Pasti Bikin Betah!

Bagi BRI Finance, karakteristik tersebut menjadi bagian dari pertimbangan dalam mengembangkan pembiayaan mobil bekas. Hingga Mei 2026, pembiayaan mobil bekas BRI Finance tumbuh 77,64% secara tahunan (year-on-year). Kinerja tersebut menunjukkan perkembangan positif pada segmen pembiayaan kendaraan bekas di tengah kondisi daya beli masyarakat dan persaingan industri yang masih dinamis.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan, “Segmen mobil bekas masih memiliki potensi yang baik karena menawarkan pilihan kendaraan dengan harga yang lebih terjangkau bagi konsumen. Kami akan terus memperkuat penetrasi di segmen ini dengan mempertimbangkan perkembangan pasar dan daya beli masyarakat, sekaligus menjaga kualitas aset dan penerapan manajemen risiko yang prudent.”

Baca Juga :  Inspeksi Aset Transmisi Listrik Berbasis Drone LiDAR

Untuk menangkap peluang tersebut, BRI Finance memperkuat penetrasi melalui optimalisasi jaringan dan pengembangan kerja sama dengan dealer. Perseroan juga meningkatkan kualitas proses akuisisi serta layanan kepada konsumen untuk mendukung proses pembiayaan yang lebih efektif.

Strategi tersebut menjadi bagian dari pendekatan selective growth BRI Finance dalam mengembangkan pembiayaan kendaraan. Perseroan tidak hanya mempertimbangkan potensi pasar, tetapi juga mencermati profil konsumen, kondisi kendaraan, serta kemampuan pembayaran dalam proses pembiayaan.

Pendekatan tersebut penting mengingat pembiayaan mobil bekas memiliki karakteristik tersendiri, termasuk dari sisi usia dan kondisi kendaraan yang menjadi objek pembiayaan. Dengan proses akuisisi dan pengelolaan portofolio yang terukur, BRI Finance dapat menjaga keseimbangan antara ekspansi bisnis dan kualitas pembiayaan.

Baca Juga :  Panduan Lengkap Safe Haven Investment 2026: Memahami Aset Pelindung Nilai dan Posisi Magnificent Seven

“Pertumbuhan bisnis harus berjalan seiring dengan kualitas portofolio. Karena itu, kami menerapkan pendekatan yang selektif dalam mengembangkan pembiayaan mobil bekas, mulai dari pemilihan channel, proses akuisisi, hingga pengelolaan risiko. Dengan demikian, pertumbuhan yang kami capai dapat tetap sehat dan berkelanjutan,” tutup Dhani.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ekonomi

Industri aset kripto dinilai tengah memasuki fase yang lebih matang, seiring berkembangnya regulasi, produk investasi institusional, hingga tokenisasi aset tradisional. Perubahan ini menjadi salah satu topik utama dalam fireside session…