Scroll untuk baca artikel
Entertainment

Kartika Ong Ciptakan Karya Musik Pertama Berjudul “Aku Bukan Yang Hilang” Yang Diangkat Dari Kisah Nyata

52
×

Kartika Ong Ciptakan Karya Musik Pertama Berjudul “Aku Bukan Yang Hilang” Yang Diangkat Dari Kisah Nyata

Sebarkan artikel ini

Lensa Mata Medan – Kartika Ong resmi merilis karya musik pertamanya yang berjudul “Aku Bukan Yang Hilang.” Lagu ini lahir dari perjalanan personal Kartika yang terlahir dengan MRKH Syndrome serta proses panjangnya untuk memahami, menerima dan berdamai dengan dirinya sendiri.

Mayer-Rokitansky-Küster-Hauser (MRKH) Syndrome adalah Salah satu kondisi langka yang terjadi pada 1 dari setiap 5.000 bayi perempuan yang lahir. Kondisi ini mempengaruhi perkembangan reproduksi wanita yaitu tidak berkembangnya atau tidak adanya rahim (uterus) dan sebagian vagina sejak lahir. Inilah yang Kartika alami.

“Aku pernah berada difase mempertanyakan diri sendiri. Merasa berbeda, merasa kurang, bahkan bertanya-tanya apakah aku masih utuh sebagai seorang perempuan. Tapi perjalanan hidup mengajarkan aku bahwa aku bukan sesuatu yang hilang. Aku tetap aku,” ungkap Kartika, Sabtu (18/9/2026).

Baca Juga :  SenyuMuseum Presents Expo Music: A New Way to Showcase Artists Works

Lagu ini tidak ditulis sekedar untuk menceritakan sebuah kondisi medis. “Aku Bukan yang Hilang” menjadi ruang untuk bercerita tentang proses menerima diri dan berdamai dengan keadaan dari yang awalnya merasa kehilangan, tidak utuh dan ragu terhadap diri sendiri. Serta menyadarkan bahwa nilai seorang tidak ditentukan oleh apa yang ada atau tidak ada dalam tubuhnya.

“Ada atau tidaknya rahim di tubuh aku, aku akan tetap sama sebagai
Kartika.” Bagi Kartika, kalimat tersebut menjadi inti pesan dari lagu ini. Ada bagian dari tubuh yang mungkin tidak dimiliki sejak awal,tetapi hal tersebut tidak menghapus identitas, harga diri, maupun keutuhan sebagai seorang perempuan.

Baca Juga :  Game of Thrones spending just as long making fewer episodes

Melalui lagu ini, Kartika ingin menyampaikan bahwa menerima keadaan bukan berarti menyerah. Penerimaan dapat menjadi titik awal untuk menemukan kekuatan baru, melihat diri dengan lebih utuh, dan memberi ruang untuk mencintai diri sendiri dan pantas untuk bahagia.

Kartika berharap, lagu ini dapat menemani siapa pun yang sedang belajar menerima bagian dari cerita hidup yang tidak pernah mereka pilih dan menemukan kekuatan untuk diri sendiri. Ia ingin pendengar menyadari bahwa setiap orang tetap berharga.
Semoga ketika lagu ini didengar, ada seseorang diluar sana yang merasa “aku tidak sendirian.”

Baca Juga :  Film "Istimewa" Awali Rangkaian Kunjungan Bioskop di Sumatera, Medan Jadi Titik Awal

TENTANG KARTIKA ONG

Kartika Ong berasal dari Medan, Sumatera Utara. Melalui “Aku Bukan yang Hilang”, Kartika untuk pertama kalinya menuangkan perjalanan personalnya dengan MRKH Syndrome ke dalam sebuah karya musik.

Diluar perilisan lagu ini, Kartika aktif membagikan pengalaman hidup serta edukasi mengenai MRKH melalui sosial media. Keterbukaannya menjadi ruang untuk berbagi pengalaman, memperkenalkan dan memperluas pemahaman mengenai MRKH, serta memberikan dukungan untuk orang lain yang mengalami hal serupa dalam melalui proses penerimaan diri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *