Scroll untuk baca artikel
News

Kejari Lampung Lakukan Penggeledahan di 3 Lokasi di Pesisir Barat Terkait Dugaan Korupsi DD Tahun 2021 di Pekon Sumber Agung

580
×

Kejari Lampung Lakukan Penggeledahan di 3 Lokasi di Pesisir Barat Terkait Dugaan Korupsi DD Tahun 2021 di Pekon Sumber Agung

Sebarkan artikel ini

Lensa Mata Lampung – Tim penyidik dari Kejaksaan Negeri Lampung Barat tanpa henti berusaha mengungkap praktik korupsi di area mereka. Dalam proses pengembangan penyelidikan terkait dugaan penyalahgunaan APBPekon yang terjadi di Pekon/Desa Sumber Agung, Kecamatan Ngambur, Kabupaten Pesisir Barat untuk Tahun Anggaran 2021.

Para penyidik melakukan pencarian di tiga lokasi berbeda di kawasan Pesisir Barat. Dari kegiatan ini, mereka berhasil mengumpulkan sejumlah bukti dan dokumen yang relevan.

Pencarian yang berlangsung pada 20 Januari 2025 ini merupakan bagian dari komitmen Kejari Lampung Barat dalam menangani kasus tindak pidana korupsi yang diduga telah menyebabkan kerugian bagi negara lebih dari 230 juta rupiah. Di mana dana desa yang seharusnya digunakan untuk pembangunan sarana serta pemberdayaan masyarakat di Pekon Sumber Agung diduga telah disalahgunakan.

Baca Juga :  Plt Bupati Langkat Resmikan Tugu Sembiring Pandia di Batang Serangan

Kepala Kejaksaan Negeri Lampung Barat, melalui Kepala Seksi Intelijen Ferdy Andrian, menegaskan, “Kami akan terus berjuang hingga keadilan dapat terwujud. Kegiatan pencarian ini merupakan langkah nyata kami untuk mengidentifikasi semua pihak yang terlibat dalam kasus korupsi ini. Kejaksaan berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap penyalahgunaan dana negara akan ditindaklanjuti sesuai dengan hukum yang berlaku.”

Baca Juga :  Bupati Pakpak Bharat Lantik 18 Pejabat Fungsional

Bukti dan dokumen yang berhasil dikumpulkan dari pencarian tersebut akan dianalisis lebih jauh oleh tim penyidik guna mengungkap peran masing-masing individu yang diduga turut bertanggung jawab dalam kasus ini. Kejaksaan Negeri Lampung Barat juga berencana untuk memanggil beberapa pihak yang terlibat agar memberikan keterangan, demi memperkuat bukti selama proses hukum berikutnya.

Baca Juga :  Soal Kematian RS di Semarang, Pihak Keluarga Menuntut Klarifikasi dari Oknum Polisi EM

“Penyidikan ini akan berlangsung dengan penuh transparansi dan objektivitas. Kami mengajak masyarakat untuk terus mendukung proses hukum ini, serta siap memberikan informasi yang dapat membantu dalam penyelesaian kasus ini,” tuturnya.

Kasus ini menjadi sorotan publik sebagai bagian dari upaya besar Kejaksaan dalam memerangi korupsi di tingkat desa, yang merupakan salah satu fokus utama untuk meningkatkan kualitas pengelolaan dana desa di seluruh Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News

Lensa Mata Baturaja – Dalam upaya memperkuat kemitraan sekaligus membangun komunikasi yang lebih terbuka dengan insan pers, Kapolres Ogan Komering Ulu (OKU) AKBP Helmy Tamaela, S.I.K., M.I.K., menggelar kegiatan Silaturahmi…

News

Lensa Mata Tapsel – Rafie Hajri Musaiyar Siregar, siswa Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Tapanuli Selatan (Tapsel) berhasil meraih beasiswa prestasi melanjutkan pendidikan ke Yangzhou Polytechnic College, salah…