Scroll untuk baca artikel
News

Ketua PPIH Medan Imbau Tamu Allah Gunakan Smart Card Selama di Tanah Suci

921
×

Ketua PPIH Medan Imbau Tamu Allah Gunakan Smart Card Selama di Tanah Suci

Sebarkan artikel ini

Lensa Mata Medan – Pemerintah Arab Saudi menerapkan penggunaan Smart Card kepada seluruh jemaah haji termasuk Indonesia khususnya Sumatera Utara. Smart Card yang nantinya dibagikan kepada tamu Allah berfungsi sebagai akses mengikuti rangkaian ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Ketua PPIH Embarkasi Medan H. Ahmad Qosbi, S.Ag, MM setelah melepas keberangkatan jemaah haji Kloter 9 asal Kota Medan dan Kota Gunungsitoli di Asrama Haji Medan, Rabu (22/05) dini hari mengatakan saat ini Pemerintah Arab Saudi sesuai fatwa yang dikeluarkan otoritas di sana untuk mengimplementasikan pelaksanaan bahwa orang yang berhaji tanpa izin hukumnya berdosa.

Baca Juga :  Kakanwil Kemenag Sumut Sampaikan 6 Perilaku Yang Harus Dihindari Selama Berada di Tanah Suci

“Ada yang berbeda dalam gelaran ibadah haji tahun ini. Agar bisa mengakses dan mengikuti rangkaian ibadah khususnya di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) seluruh tamu Allah khususnya di Sumatera Utara maka diterapkan penggunaan Smart Card oleh Pemerintah Arab Saudi,” ucap Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara tersebut.

Kakanwil mengatakan kebijakan tersebut harus ditaati seluruh jemaah haji dan diminta untuk membawa smart card selama berada di tanah suci terutama pada puncak haji di Armuzna.

Baca Juga :  Kekeringan, BRI Peduli Salurkan Air Bersih ke Beberapa Desa di Kabupaten Sampang

“Kita harus mengikuti aturan tersebut agar aman dan nyaman dalam melaksanakan seluruh rangkaian ibadah haji, terutama pada puncak haji di Armuzna. Dan wajib digunakan pada tiga tempat itu,” tambahnya.

Kakanwil Kemenagsu meminta seluruh petugas kloter terutama ketua kloter, ketua rombongan, dan ketua regu, termasuk seluruh jemaah agar bertanggung jawab memastikan kartu tersebut terjaga sebaik mungkin dan jangan sampai hilang.

Ia juga mengungkapkan kartu tersebut akan dibagikan saat di sektor masing-masing kemudian didistribusikan kepada kloter untuk dibagikan ke jemaah haji.

Baca Juga :  Jemaah Asal Tebing Tinggi Bersyukur Bisa Berangkat ke Tanah Suci

Kartu smart card didominasi warna coklat dan putih. Pada bagian depan terdapat foto dan data profil jemaah. Di sana juga terdapat barcode yang bisa dipindai untuk mengetahui data jemaah.

Adapun yang termuat dalam Smart card antara lain berisi nama jemaah, foto, tempat tanggal lahir, nomor visa dan provider yang menerbitkannya, serta lokasi pemondokan jemaah di Makkah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News

Langit New Delhi tampak cerah pada 26 Januari 2025 ketika India merayakan Hari Republik ke-76 dengan mengusung tema “Swarnim Bharat: Virasat aur Vikas” (India Emas: Warisan dan Kemajuan). Pada kesempatan bersejarah tersebut,…