Scroll untuk baca artikel

News

Kunjungan Muhaimin Iskandar Disambut Kader PKB se-Sumsel

1155
×

Kunjungan Muhaimin Iskandar Disambut Kader PKB se-Sumsel

Sebarkan artikel ini

Lensa Mata Palembang || Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar melakukan kunjungan kerja, ke Provinsi Sumsel. Kunjungannya didampingi para kader di Asrama Haji, Palembang dihadiri oleh para kader PKB dari berbagai daerah di Sumsel, Jum’at (6/10/2023).

Kunjungan kerja ke Sumsel ini untuk menggalang suara dan mendeklarasikan Koalisi Perubahan yang mengusung Anis Baswedan sebagai Bakal Calon Presiden dan Muhaimin Iskandar sebagai Bakal Calon Wakil Presiden untuk periode 2024-2029 mendatang.

Dihadapan kadernya, Ketua Umum partai PKB mengatakan, partai PKB adalah Partai Islam terbesar di Indonesia, Kebangkitan ekonomi Indonesia InsyaAllah akan ada perubahan.

Baca Juga :  Batalyon Parako 463 Pasgat Gelar Halal Bihalal dan Silaturahmi dengan Media se-Sumut

“Visi Misi kita adalah merubah Indonesia agar menjadi lebih baik lagi, dan InsyaAllah Anis-Muhaimin akan merubah masyarakat Indonesia dan mendamaikan Bangsa, sesuai Cita-cita harus ada perubahan, tidak ada korupsi, komitmen kita adalah segala sumber daya alam yang terkandung di negara ini adalah untuk rakyat Indonesia,” ungkapnya.

Baca Juga :  Kesultanan Palembang Darussalam Memberikan Dukungan Kepada Anies Baswedan Sebagai Capres

Berdasarkan survey, partai PKB berpotensial akan menduduki posisi ke dua di Indonesia, tergantung kinerja kawan-kawan di daerah. Sumatera Selatan akan menang dan seluruh calon anggota DPR akan bertambah.

Baca Juga :  DPC PKB Tanjungbalai Dukung Muhaimin Secara Aklamasi Untuk Memimpin PKB Kedepan

“Satu suara yang Anda sumbangkan sangat berarti untuk perubahan Indonesia menjadi lebih baik lagi,” tukas Muhaimin.(LM/ind.pwii)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News

India dan Indonesia dipisahkan oleh Samudra Hindia, tetapi dipersatukan oleh sejarah, budaya, perdagangan, dan nilai-nilai yang sama. Hubungan kedua negara tidak pernah semata-mata dibangun melalui perdagangan atau perjanjian diplomatik, melainkan…