Scroll untuk baca artikel

Ekonomi

LRT Jabodebek Catat 2,5 Juta Pengguna pada Mei 2026, Perjalanan Akhir Pekan Ikut Meningkat

63
×

LRT Jabodebek Catat 2,5 Juta Pengguna pada Mei 2026, Perjalanan Akhir Pekan Ikut Meningkat

Sebarkan artikel ini

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat sebanyak 2.544.818 pengguna LRT Jabodebek sepanjang Mei 2026. Jumlah tersebut meningkat 11 persen atau 251.694 pengguna dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 2.293.124 pengguna.

Secara kumulatif, selama Januari hingga Mei 2026, LRT Jabodebek telah melayani 13.211.856 pengguna. Angka ini tumbuh 23 persen atau bertambah 2.484.058 pengguna dibandingkan periode yang sama pada 2025 sebanyak 10.727.798 pengguna.

Peningkatan jumlah pengguna menunjukkan transportasi publik berbasis rel semakin menjadi pilihan masyarakat dalam beraktivitas di wilayah operasionalnya. Tidak hanya digunakan untuk mobilitas kerja, LRT Jabodebek juga dimanfaatkan masyarakat untuk perjalanan belanja, wisata perkotaan, hingga aktivitas keluarga pada akhir pekan.

Baca Juga :  Mulai Rp5.000, Libur Long Weekend Lebih Praktis dengan LRT Jabodebek

Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, mengatakan peningkatan ini menggambarkan tingkat kebutuhan masyarakat terhadap transportasi LRT Jabodebek yang memiliki integrasi antarmoda serta efisien secara waktu.

“Pengguna LRT Jabodebek kini tidak lagi didominasi oleh mobilitas pekerja, namun juga masyarakat yang menikmati akhir pekan maupun libur nasional untuk berwisata, maupun aktivitas lain,” ungkapnya.

Baca Juga :  Arummi Foods dan Kopi Nako Hadirkan 5 Kreasi Menu Baru yang Dikemas dalam Series Mendadak Cashew

Selama Mei 2026, rata-rata pengguna pada hari kerja mencapai 115.548 pengguna per hari. Sementara itu, rata-rata pengguna pada akhir pekan tercatat sebanyak 46.403 pengguna per hari. Adapun jumlah pengguna harian tertinggi terjadi pada Selasa, (26/5) dengan total 129.692 pengguna.

Adapun stasiun dengan integrasi antarmoda masih menjadi stasiun dengan volume tertinggi seperti Stasiun Dukuh Atas BSI dan Stasiun Cikoko. Selain itu, kawasan dengan pemukiman juga memiliki volume tinggi, seperti Harjamukti, Cikunir 1, dan Bekasi Barat.

Baca Juga :  Orang Asing Berinvestasi $495 juta di Pasar Properti Abu Dhabi

Pertumbuhan jumlah pengguna LRT Jabodebek menjadi indikasi meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap transportasi publik yang terintegrasi, tepat waktu, dan mampu mendukung mobilitas perkotaan secara lebih efisien.

Ke depan, LRT Jabodebek akan terus berupaya menjaga keandalan operasional dan kualitas layanan guna mendukung kebutuhan mobilitas masyarakat Jabodebek yang terus berkembang.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ekonomi

BFSI Indonesia Summit 2026 merupakan ajang strategis yang mempertemukan para pemimpin industri perbankan, fintech, pembayaran, asuransi, regulator, serta penyedia solusi teknologi untuk membahas masa depan sektor BFSI (Banking, Financial Services…