Langgur, lensamata.id – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 15 rabiul awal 1445.H/1 Oktober 2023, Pemuda muslim bersolawat bersama Bupati Maluku Tenggara Muhammad Thaher Hanubun (MTH) bertempat di Masjid Agung Muhajirin Kabupaten Maluku Tenggara Minggu, (1/10/2023) pukul 21:00 WIT.
Peringatan Maulid yang dilaksanakan Organisasi Kepemudaan (OKP) Muslim HMI, KAHMI, KNPI, KAMMI, IMM, FPMM dan Pemuda Muhammadiyah Maluku Tenggara.
Kegiatan diawali dengan lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan oleh ibu Aminah Oat dan dilanjutkan dengan penyampaikan hikma Maulid Nabi Muhammad SAW oleh Ketua FKUP Kabupaten Maluku Tenggara Hi. Arifin Difinubun.
Dalam hikmahnya Arifin mengatakan, Maulid yang diperingati malam itu terbagi dalam tiga dimensi waktu. Dimensi pertama, bicara tentang akhlak. Dimensi yang kedua berbicara setelah kelahiran Nabi Muhammad SAW dan dimensi ketiga berbicara setalah meninggalnya Nabi Muhammad SAW.
Dimensi yang pertama kita lihat dalam sejarah sebelum lahirnya SAW dunia ini dipenuhi oleh kegelapan. Kegelapan yang dimaksudkan adalah sebelum manusia mengenal akidah.
Rasulullah Nabi Muhammad SAW diutus ke dunia ini untuk memperbaiki nilai-nilai akidah. Coba bayangkan bila Rasulullah tidak hadir di dunia ini maka apa yang akan terjadi? Maka allah mengutus Rasulullah SAW untuk mewartakan kebajikan bagi kita.
Nah, karena Allah itu cinta dan sayang sama kita. Karena sayang sama kita maka maulid ini kita tidak melakukan hal-hal yang lain selain, bersalawat.
Untuk itu, kita yang malam ini bersolawat disini insyaallah seluruh problem kita di dunia dan di akhirat allah akan selesaikan
Allah tidak biarkan kita menerima siksaan dalam api neraka. Jadi, sekalipun kita bersolawat dalam keadaan santai maka kita akan dapat menerima pahala.
Dimensi pertama sebelum kelahiran Rasulullah SAW dunia- dipenuhi kegelapan. Bukan karena tidak ada matahari, tidak ada bulan dan bintang tetapi kegelapan yang dimaksudkan adalah karena kebiadapan manusia
Olehnya karena itu, melalui maulid ini untuk kita mengintrospeksi diri sehingga kita menjadi pemuda pewaris perjuangan. Pemuda yang memiliki integritas yang kuat.
Tanamkan rasa cinta dalam diri Allah
Kesimpulan pertama cinta kita kepada Allah
Kita cinta kepada pemimpin pemimpin kita
Mari kita bersatu menyatu kepemimpinan kita bersama Bupati Maluku Tenggara untuk memajukan daerah kita tercinta kedepan.
Sesudah hikma dilanjutkan dengan sholawat bersama yang dipimpin oleh Imam Masjid Agung Muhajirin Ustadz Ibrani Renhoran dan ditutup dengan doa.
Turut hadir Kepala OPD muslim lingkup Kabupaten Malra, para Majelis Ta’lim, Remaja Masjid Agung Muhajirin dan OKP terkait.








