Scroll untuk baca artikel
News

Pasca Longsor Kemarin, Jalan Medan-Berastagi Kembali Dibuka

1351
×

Pasca Longsor Kemarin, Jalan Medan-Berastagi Kembali Dibuka

Sebarkan artikel ini

Lensa Mata Medan – Setelah beberapa hari ditutup akibat longsor, akses jalan Medan-Berastagi di Kecamatan Sibolangit resmi dibuka kembali untuk umum pada Senin (2/12/2024) pukul 09.00 WIB.

Keputusan pembukaan jalan ini dilakukan setelah rapat koordinasi intensif antara Polda Sumut, Balai Besar Jalan Nasional, BPBD, Basarnas, dan instansi terkait lainnya.

Meski sudah beroperasional, proses pembersihan sisa material longsor masih terus dilakukan guna memastikan keamanan dan kelancaran bagi pengguna jalan.

Direktur Lalu Lintas Polda Sumut, Kombes Pol Muji Ediyanto, S.H., S.I.K., M.A.P., menegaskan bahwa keputusan pembukaan jalan dilakukan setelah melalui evaluasi menyeluruh.

Baca Juga :  Kejati Sumut Janji Analisa Dugaan Urukan Tanah Stadion Teladan Ditimbunkan ke Lahan PT RPP di Marelan

“Kami sepakat untuk membuka jalan mulai Pukul 9 pagi setelah memastikan sejumlah aspek keselamatan. Namun, pengawasan ketat tetap dilakukan, termasuk patroli dan pengaturan lalu lintas oleh rekan-rekan kepolisian,” ujarnya.

Kombes Pol Muji juga menambahkan bahwa pos Pemantauan telah didirikan oleh Balai Jalan Nasional di lokasi longsor, dengan fokus pada antisipasi potensi bahaya jika cuaca buruk kembali melanda. Walau lalu lintas kembali normal, material lumpur di tepi jalan masih menjadi perhatian utama.

“Sisa lumpur di sisi jalan masih cukup banyak, dan jika hujan deras kembali turun, lumpur ini berpotensi meluber ke badan jalan. Oleh karena itu, proses pembersihan oleh Balai Jalan Nasional tetap berlangsung untuk mencegah gangguan lebih lanjut,” kata Kombes Pol. Muji.

Baca Juga :  Milad GAM ke 47, KPA Wilayah Subulussalam Gelar Do'a Bersama

Ia juga menekankan bahwa Pembukaan jalan bersifat situasional, dengan kemungkinan penutupan sementara jika cuaca buruk terjadi, untuk melindungi keselamatan para pengguna jalan.

“Evakuasi kendaraan yang sebelumnya tertimbun material longsor juga hampir selesai. Sebagian besar kendaraan telah berhasil dievakuasi, sementara satu unit mobil yang masih tertinggal direncanakan akan ditarik menggunakan crane hari ini. Upaya evakuasi ini diharapkan dapat menyelesaikan semua kendala di lokasi longsor, sehingga akses jalan dapat sepenuhnya pulih tanpa hambatan,” tuturnya.

Untuk meminimalkan risiko kepadatan lalu lintas dan mempermudah perjalanan, Kombes Pol Muji merekomendasikan penggunaan jalur alternatif.

Baca Juga :  Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah, PT. PLN UPT Nias Dilaporkan di Polres Nias atas Dugaan Pengrusakan Tanaman Mahoni Tanpa Izin Pemilik Lahan

“Bagi kendaraan kecil atau pribadi, jalur alternatif melalui Sembahe atau Tuntungan dapat digunakan. Sedangkan untuk kendaraan besar atau berat, kami sarankan menggunakan rute Pematang Siantar. Ini dilakukan untuk menjaga kelancaran di jalur utama,” jelasnya.

“Koordinasi dengan berbagai pihak terus dilakukan untuk memastikan lalu lintas tetap aman dan terkendali. Dengan tetap mengutamakan keselamatan dan kewaspadaan, Polda Sumut bersama seluruh pihak berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat serta menjaga kelancaran lalu lintas di jalur strategis ini,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *