Scroll untuk baca artikel

News

PUPR Asahan Diduga Asal Asalan Terkait Peningkatan Jalan Dari perbatasan Kota Tanjungbalai Menuju Desa Sei Dua Hulu

849
×

PUPR Asahan Diduga Asal Asalan Terkait Peningkatan Jalan Dari perbatasan Kota Tanjungbalai Menuju Desa Sei Dua Hulu

Sebarkan artikel ini

Lensa Mata Asahan – Proyek peningkatan jalan dari perbatasan Kota Tanjungbalai menuju Selingsing Desa Sei Dua Hulu, Kecamatan Simpang Empat di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, menjadi sorotan publik setelah diduga tidak menggunakan tikar besi dalam proses pengerjaannya, Hal ini menimbulkan kekhawatiran akan kualitas dan keamanan jalan yang dibangun.

Menurut sumber yang dekat dengan proyek, peningkatan jalan ini dilakukan untuk meningkatkan aksesibilitas dan mobilitas masyarakat di daerah tersebut, Namun, dugaan tidak adanya penggunaan tikar besi dalam proses pengerjaan jalan ini menimbulkan pertanyaan akan kualitas jalan yang dibangun.

“Penggunaan tikar besi sangat penting dalam proses pengerjaan jalan untuk memastikan kekuatan dan keamanan jalan,” kata seorang ahli konstruksi jalan yang tidak ingin disebutkan namanya dilokasi pembangunan jalan tersebut kepada wartawan, Kamis (8/5/25)

Baca Juga :  Ribuan Masyarakat Gelar Aksi Damai Didepan Kantor Pemkab Sampang

“Jika tidak menggunakan tikar besi, maka jalan yang dibangun dapat lebih cepat rusak dan membahayakan pengguna jalan.” Ucap ahli kontruksi.

Masyarakat setempat juga menyampaikan kekhawatiran akan kualitas jalan yang dibangun kepada wartawan dilokasi tersebut Kamis (8/5/25) mengatakan, “Kami berharap pemerintah dapat memastikan kualitas jalan yang dibangun, sehingga kami dapat merasa aman dan nyaman saat menggunakan jalan tersebut,” kata seorang warga setempat.

Baca Juga :  Medan Siap Sukseskan PON XXI Aceh-Sumut & Jadi Tuan Rumah Yang Baik

Tambah masyarakat, “Karna jalan sei dua hulu ini sering dimasuki mobil dump truck pengangkut sawit dikhawatirkan akan cepat rusaknya.

Amatan wartawan dilapangan sebagian jalan yang baru saja dibangun telah mengalami keretakan.

Sementara itu ditemui dilokasi pengerjaan Alil yang mengaku sebagai anggota utusan PPTK dari Dinas Pekerja Umum dan Tata Ruang Kabupaten Asahan mengatakan, “Bahwa tikar besi hanya digunakan untuk pembangunan jalan provinsi. “Ucapnya.

Baca Juga :  Kajati Sulsel Bahas "Kesiapan Kejati Sulsel Menghadapi Pemilu 2024" Pada Dialog Interaktif Program Jaksa Menyapa di Studio RRI PRO 94,4 FM Makassar

Sedangkan Kepala Dinas Pekerja Umum dan Tata Ruang Kabupaten Asahan saat dikonfirmasi melalui via whatsapp, Kamis (8/5/25) sekira pukul 11:51 Wib tidak menjawab telepon.

Dari amatan proyek Peningkatan Jalan Dari Perbatasan Kota Tanjungbalai Menuju Selingsing Desa Sei Dua Hulu, Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Asahan menggunkan sumber dana DIF dana informasi fiskal sebesar Rp. 992.614.947,00- dengan Panjang Jalan 4,26 Meter dan Lebar 4 Meter.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *