Scroll untuk baca artikel
News

Soal Infrastruktur hingga Banjir Jadi Bahasan Kunjungan Reses DPRD Sumut di Kantor Walikota Medan

328
×

Soal Infrastruktur hingga Banjir Jadi Bahasan Kunjungan Reses DPRD Sumut di Kantor Walikota Medan

Sebarkan artikel ini

Lensa Mata Medan – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menerima kunjungan reses Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara daerah pemilihan Sumut I dan Sumut II di kantornya, Rabu (11/2). Pertemuan tersebut membahas sejumlah isu pembangunan, mulai dari drainase, infrastruktur jalan, hingga penanganan banjir.

“Kami membutuhkan masukan dari para anggota dewan yang menerima kritik dan saran masyarakat terkait jalannya pemerintahan dan pembangunan di Kota Medan,” ujarnya dalam pertemuan di Ruang Rapat I Kantor Wali Kota Medan itu.

Baca Juga :  Ketua Prabowo Mania 08 Sumut Perkuat Organisasi di Langkat

Ia juga menjelaskan, pada 2026 Pemko Medan menjalankan sejumlah program pembangunan, antara lain proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) di TPA Terjun, pembangunan sekolah rakyat di Tuntungan, koridor BRT, program SPPG, koperasi Merah Putih, serta revitalisasi aset layanan publik seperti rumah sakit dan puskesmas.

Baca Juga :  Ini Sosok Zaki Caleg Muda DPRD Tanjabbar Dari Partai PKB

Dalam pertemuan itu, Rico Waas juga menanggapi berbagai aspirasi warga yang disampaikan para anggota DPRD Sumut saat masa reses, di antaranya terkait kondisi infrastruktur jalan dan penanganan banjir.

Baca Juga :  BRI Finance Perketat Efisiensi Operasional di Tengah Tingginya Cost of Fund

Wakil Ketua DPRD Sumut H. Salman Alfarisi bersama anggota DPRD Sumut lainnya menyampaikan kesiapan mendukung Pemko Medan, khususnya dalam penanganan banjir yang memerlukan koordinasi lintas wilayah dan instansi, termasuk pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, serta Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News

Upaya menciptakan kemitraan strategis menjadi salah satu kunci untuk mendorong kedaulatan mineral Indonesia. Melalui kolaborasi tersebut, Indonesia diharapkan tidak hanya menjadi pemasok bahan baku, tetapi juga mampu menguasai teknologi dan…