Scroll untuk baca artikel
News

Srepang Disinggung Lagi Dalam Musrenbang Tahun Ini

757
×

Srepang Disinggung Lagi Dalam Musrenbang Tahun Ini

Sebarkan artikel ini

Lensa Mata Sampang – Kecamatan Sreseh gelar Musyawarah Rencana Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah Tingkat Kecamatan (Musrenbangcam RKPD) sreseh bertempat di pendopo Kecamatan sreseh Kab. Sampang, Kamis (30/01/2025).

Musrenbangcam RKPD ini digelar dengan tema peningkatan produktivitas SDM serta pengatasan kemiskinan dan ketahanan pangan untuk percepatan ekonomi inklusif berkelanjutan.

Turut hadir Forkopimda, Forkopimcam, OPD se Kabupaten Sampang, Kepala Desa Definitif, Pj Kepala Desa se Kecamatan Sreseh.

Baca Juga :  Situasi Kamtibmas Malam Perdana Pelaksanaan Sholat Tarawih Bulan Ramadhan 1446 H di Pakpak Bharat Kondusif

Dalam sambutannya Camat Sreseh yang akrab di sapa Arief mengatakan bahwa “Sreseh banyak jalan poros yang rusak dan berharap program srepang di lanjutkan kembali mengingat jarak tempuh dari sreseh ke kota/kabupaten berjarak ±40 km, poros jalan utama yang berada di sebagian Desa Noreh menuju kantor Kecamatan Sreseh, Polindes Desa Marparan, kebutuhan air bersih beberapa desa di Sreseh yang di jadikan program prioritas Kecamatan Sreseh,” ucap Arief berharap program prioritas bisa terlaksana di tahun 2025.

Baca Juga :  Kapolres Pakpak Bharat di Dampingi PJU dan Bhayangkari Berbagi Takjil Berbuka Puasa Dalam Rangka Ramadhan Suci 1446 H/ 2025 M

Lain hal dengan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sampang Mushoddaq dalam pemaparannya menyampaikan “terkait srepang (sreseh-pangarengan) adalah lintas selatan yang sebelumnya dengan luas 21 meter kini menjadi 7 meter, ruas sebelah kanan dan ruas kiri 7 meter, 2 jembatan besar serta 2 jembatan kecil semoga bisa terealisasi tahun ini,” ucapnya.

Baca Juga :  Dewan Pengawas & Dewan Hakim MTQ ke-59 Dilantik, Rico Tekankan Profesionalisme dan Keadilan dalam Penilaian

Penjabat Sementara Bupati Sampang di wakilkan Sekretaris Daerah Kabupaten Sampang Yuliadi Setyawan mengatakan “Saya harap semua usulan dari desa di tampung kecamatan, karna keterbatasan dana APBD Kab. Sampang sangat minim yang tidak bisa membangun secara merata namun saya selaku pemerintah Kabupaten Sampang akan terus berupaya juga berusaha,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News

Dalam menjalankan bisnis, kasir bukan sekadar tempat pelanggan melakukan pembayaran. Setiap transaksi juga menjadi sumber data penting untuk memantau penjualan, persediaan, dan kondisi bisnis secara keseluruhan. Ketika pencatatan masih dilakukan…

News

Dinamika kehidupan sehari-hari membuat kebutuhan finansial masyarakat terus berkembang. Selain kebutuhan yang telah direncanakan, tidak jarang terdapat kebutuhan yang muncul dalam waktu singkat dan membutuhkan ketersediaan dana. Kondisi tersebut menjadi…