Scroll untuk baca artikel

News

Suku Melayu Penduduk Asli di Kabupaten Langkat

1292
×

Suku Melayu Penduduk Asli di Kabupaten Langkat

Sebarkan artikel ini

Lensa Mata Langkat – Plt Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH diwakili H. Sukhyar Mulyamin, S.Sos, M.Si Asisten Adm Ekbangsos hadiri acara Seremoni melayu dalam rangka menyambut hari jadi kabupaten langkat ke-274 Tahun 2024.

Giat ini  diselenggarakan oleh Dewan Syarikat Melayu Langkat bertempat di Gedung Paripurna DPRD Langkat, Sabtu 13 Januari 2023.

Asisten Adm Ekbangsos H. Sukhyar Mulyamin, S.Sos, M.Si, beliau juga merupakan Ketua Umum Dewan Syarikat Melayu Langkat.

Beliau menyampaikan kita di Kabupaten Langkat yang sebentar lagi pada tanggal 17 Januari 2024 akan melaksanakan hari ulang tahun.

Baca Juga :  Pemkab Pesibar Gelar Upacara Peringatan Hari Pahlawan, Ini Pesan Wakil Bupati Irawan Topani

Masyarakat Melayu di Kabupaten Langkat berjumlah±147.785 jiwa atau ±36.946 kepala keluarga atau 15,04 % dari ± 1,2 juta jiwa penduduk di Kabupaten Langkat.

Di tanah Melayu ini berbagai macam Etnis Budaya yang hidup rukun dan damai antar sesamanya yang tetap menghormati kearifan tatanan adat istiadat yang menjadi ke eratan dalam kehidupan bernegara dan bermasyarakat.

Baca Juga :  Diduga Video Viral Oknum Anggota DPRD Nias Barat Lagi Nyabu, Haogô Zega: Pengkhianat Rakyat!

“Etnis Melayu adalah tuan rumah suku asli yang menghuni dan mengembangkan daerah ini menjadi suatu daerah dibawah pemerintahan kesultanan Langkat yang kaya raya jauh sebelum Indonesia Merdeka dan disaat Indonesia Merdeka,” jelasnya.

“Bupati Pertama Langkat adalah Tengku Amir Hamzah yang menjadi Pahlawan Nasional. Kini beragam persoalan dihadapi bangsa Melayu dari persoalan globalisasi, digitalisasi dan tentu berbagai persoalan di daerah,” lanjutnya.

Laporan ketua Panitia Ilham Iskandar zeen “Kegiatan ini di selenggarakan dalam rangka menyambut peringatan hari jadi langkat ke 274.

Baca Juga :  FPI Kota Binjai Angkat Bicara Terkait Aksi Demo FUI-SU Amanar, Ini Katanya!!

Kami berharap kegiatan ini dapat di selenggarakan setiap tahunnya untuk menyambut hari jadi Langkat kedepannya.

Ini di selenggarakan untuk membangkitkan kembali spirit kesultanan di langkat, yang merupakan kesultanan tersohor dan tertua di Sumatra Timur pada masanya.

“DSML Sebagai perwakilan masyarakat melayu melalui kebijakan di Kabupaten Langkat adalah sebuah lembaga berpikir yang akan mengawal kebijakan pembangunan berbasis kebudayaan,” sebutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News

Kuliah di luar negeri adalah impian bagi banyak mahasiswa walau proses transisinya sering kali penuh tantangan. Tanpa persiapan yang matang, perbedaan sistem akademik dan standar penilaian bisa menjadi kendala serius…

News

Sebagai orang tua, wajar kalau kita ingin memberikan perlindungan terbaik untuk si kecil. Saat memilih sunscreen, banyak yang langsung berpikir: “Semakin tinggi SPF, pasti semakin bagus.” Tapi benarkah SPF tinggi…