Scroll untuk baca artikel
News

Tangani Ledakan di Perumahan Grand Polonia, Walikota Medan Kerahkan Alat Berat dan Tim Medis 

38
×

Tangani Ledakan di Perumahan Grand Polonia, Walikota Medan Kerahkan Alat Berat dan Tim Medis 

Sebarkan artikel ini

Lensa Mata Medan – Pemko Medan mengerahkan alat berat, personel, ambulans, dan tenaga kesehatan untuk mempercepat proses evakuasi korban ledakan yang terjadi di Perumahan Grand Polonia, Selasa (21/7/2026). Hingga kini, dua korban masih dalam pencarian setelah diduga tertimbun reruntuhan bangunan.

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas turun langsung meninjau proses evakuasi sekaligus memastikan seluruh kebutuhan penanganan di lokasi terpenuhi. Menurutnya, fokus utama saat ini adalah menemukan dua korban yang belum berhasil dievakuasi.

Baca Juga :  Polres Pakpak Bharat dan Jajaran di Bantu TNI Amankan Kegiatan Ibadah Minggu di Gereja

“Fokus kita saat ini adalah pencarian korban. Dari data yang kami terima, awalnya terdapat enam orang yang menjadi korban dalam peristiwa ini. Sampai saat ini masih ada dua orang lagi yang menjadi fokus pencarian kami,” kata Rico Waas.

Wali Kota menjelaskan, dari enam korban, seorang balita dan seorang kurir berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat dan masih menjalani perawatan. Sementara itu, istri pemilik rumah ditemukan meninggal dunia sekitar pukul 02.00 WIB. Dua korban lainnya diduga masih berada di bawah timbunan material bangunan.

Baca Juga :  Ratusan Masyarakat Hadiri Tahlilan Malam ke-40 Almarhum Syamsul Arifin

Menurutnya, proses pencarian harus dilakukan secara bertahap mengingat kondisi bangunan yang rusak berat berpotensi membahayakan petugas apabila evakuasi dilakukan secara manual.

“Bagian depan bangunan harus dibersihkan terlebih dahulu menggunakan alat berat agar proses pencarian dapat dilakukan dengan lebih aman,” ujarnya.

Selain mengerahkan alat berat, Pemko Medan juga menyiagakan ambulans dan tenaga kesehatan di lokasi untuk mengantisipasi kebutuhan penanganan medis bagi korban maupun petugas.

Baca Juga :  Sekum KONI Medan Diduga 'Gerilya' ke Cabor untuk Dukung Aswindy Menuju Ketua KONI Medan

“Ambulans dan tenaga kesehatan tetap siaga di lokasi apabila ada kebutuhan penanganan medis,” katanya.

Terkait penyebab ledakan, Rico Waas menyebut indikasi awal mengarah pada dugaan kebocoran gas. Namun, penyebab pasti masih menunggu hasil penyelidikan dari Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor).

“Indikasi awal memang mengarah pada adanya kebocoran gas. Tetapi nanti Puslabfor yang akan menjelaskan secara lebih detail apa penyebab pastinya. Ini harus dipastikan terlebih dahulu agar tidak terjadi kekeliruan,” tuturnya.

 

Penulis: relEditor: redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *