Scroll untuk baca artikel
News

Telan Dana Puluhan Milyar, Rehab Mall Pelayanan Publik Kabupaten Lahat Diduga Potensi Proyek “Bancakan”

1508
×

Telan Dana Puluhan Milyar, Rehab Mall Pelayanan Publik Kabupaten Lahat Diduga Potensi Proyek “Bancakan”

Sebarkan artikel ini

Lensa Mata Lahat – Mall Pelayanan Public (MPP) akan hadir di Kabupaten Lahat ini merupakan program terobosan alias inovasi terbaru Pj Bupati Lahat, Muhammad Farid, S.STP, M.Si kedepan.

Pelayanan publik ini akan disiapkan di Plaza Lematang yang berlokasi di kawasan Jembatan Benteng, Kelurahan Pasar Baru, Kabupaten Lahat.

Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Lahat, Dian buka suara terkait inovasi terbaru  yang dibuat oleh Pemerintah Kabupaten Lahat ini.

“Apa urgensinya, apakah in sudah mendesak dan apakah efektif,” ujar Dian, Kamis (18/4/2024).

Baca Juga :  Pemprov Sumut Bentuk Satgas Dukung Pembentukan Koperasi Merah Putih

Dian Kemudian, berbicara tentang akan “dipindahkan” tentunya kita semua langsung berfikir berapa besaran anggaran untuk hal tersebut? tidak nyamankah masyarakat saat menunggu proses pelayanan publik itu?. Darimanakah Anggarannya?,” tanyanya.

“Mall Pelayanan Public sejatinya dibuat untuk mempermudah pelayanan masyarakat dari Pemerintah Daerah. Namun ada yang sedikit menggelitik dalam pembangunan Mall Pelayanan Public ini, yaitu masalah anggaran yang akan dikeluarkan mencapai puluhan milliar. Ini sebuah angka yang fantastis. Informasi yang berhasil dirangkum, tidak kurang dari puluhan milyar rupiah untuk menyulap Plaza Lematang menjadi Kantor Pelayanan Public,” cetusnya.

Baca Juga :  Dilaporkan Kasus Dugaan Korupsi, Ternyata ISS Tak Lapor LHKPN Tahun 2019-2021 Sejak Jabat Kadisdik Batubara

Pendanaan ini rupanya berasal dari CSR PT BA, semestinya dengan dana sebesar itu Pemkab Lahat bisa membuat gedung yang baru, bukan sekedar rehab.
Selanjutnya, apakah program ini akan berjalan dengan maksimal, kenapa selama ini tidak ada sosialisasi kepada masyarakat?,” tanyanya lagi.

“Bukan tidak mungkin dengan dana sebesar itu, akan ada potensi penyelewengan anggaran, akhirnya potensi korupsi dan menjadi proyek bancakan,” ujarnya.

Baca Juga :  DPD Pemuda Demokrat Indonesia Hadirkan 3 Narasumber Dalam Dialog Interaktif

“Disini saya mengajak masyarakat berfikir secara objektif, dari sudut pandang masyarakat awam yang langsung merasakan dampaknya,” sambungnya.

Sisi positifnya, dengan dipindahkannya kantor pelayanan publik menjadi satu pintu, tentunya buat masyarakat tidak perlu lagi mondar mandir dari satu kantor pelayanan publik ke kantor pelayanan publik lainnya.

“Saya rasa kebijakan PJ Bupati Lahat Merehab Plaza Lematang menjadi Mall Pelayanan Publik (MPP) cukup bagus, Jika memang peruntukannya untuk masyarakat luas,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News

Memasuki dunia perdagangan finansial sering kali membuat para pemula merasa kewalahan dengan banyaknya istilah teknis yang digunakan oleh para profesional. Salah satu konsep paling mendasar namun sangat krusial untuk dipahami…

News

Arah masa depan kota megapolitan berkelanjutan akan dirumuskan dan menjadi sorotan dunia di BSD City pada Juni mendatang. Sinar Mas Land secara resmimenjadi Headline Partner dalam ajang Global Sustainable Development…

News

Seberapa pesat globalisasi di dunia pendidikan? Ternyata, cepat sekali! Berdasarkan data dari OECD, jumlah mahasiswa internasional yang terdaftar di negara-negara seperti Australia, Inggris, Amerika Serikat, dan lainnya meningkat dari 3 juta…