Scroll untuk baca artikel

News

Terlihat Kecerian warga jeruteh/bekbatoh saat menerima bantuan LMI

1714
×

Terlihat Kecerian warga jeruteh/bekbatoh saat menerima bantuan LMI

Sebarkan artikel ini

Lensa Mata Sampang -Korban banjir desa panyepen mendapat bantuan dari Lembaga manajemen infa(LMI) bangkalan dan bangkalan bisa, pada hari minggu tanggal 17-03-2024 di dusun jeruteh/bekbatoh desa panyepen kec.jrengik kab.sampang madura provinsi Jawa timur

Turut hadir dalam acara tersebut Penjabat sementara kepala desa panyepen(PJ) Basir Sos beserta ibu, sekretaris desa(sekdes),BPD, Tokoh masyarakat(TOMAS) desa panyepen, serta rekan rekan pers,

Wajah penuh kebahagian terpancar dari warga dusun jeruteh/bekbatoh saat menerima bantuan berupa paket sembako dan saat memilih baju yang masih layak pakai seolah mereka lupa dengan bencana banjir yang menghanyutkan harta benda mereka,

Baca Juga :  Sinergi Tekan Tunggakan, PLN ULP Lembayung Koordinasi dengan Sekda Lahat Terkait Tagihan LPJU

Ibu sumiyanah usia 59 tahun salah satu warga yang kehilangan rumahnya mengatakan kepada awak media lensamata.id, dengan logat bahasa madura yang masih kental,
Terima kasih kepada pemdes panyepen khususnya LMI bangkalan, juga bangkalan bisa yang telah memberikan bantuan kepada saya, ucapnya.

Baca Juga :  Buntut Penembakan Siswa di Semarang, Kapolrestabes Semarang di Rotasi

Basir sapaan akrabnya PJ kepala desa pantesan juga berterima kasih kepada LMI bangkalan, serta bangkalan bisa,
” Saya Basir PJ kepala desa panyepen berterima kasih atas bantuannya LMI dan Bangkalan BISA, karena uluran tangan anda semua warga kami bisa terlihat ceria kembali ujarnya

Baca Juga :  Warga dan Tokoh Pemuda Mengharapkan APH Tegas Terhadap Peredaran Narkoba di Desa Simpang Gambus Kecamatan Limapuluh Batubara

Sementara, Abdul Aziz sebagai tokoh masyarakat desa panyepen M menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak LMI bangkalan, Bangkalan Bisa, pemdes( pemerintah desa) panyepe.

“Begitu juga kepada temen temen pers,
Yang bersusah payah datang ke dusun jeruteh/bekbatoh karna notabenenya saja masih di pedalaman serta dampak banjirnya tergolong parah di karenakan 2unit rumah warga saya hanyut terbawa arus air,” Tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *