Lensa Mata Subulussalam || Kebersamaan dan gotong royong antara TNI dan rakyat dalam Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) dapat membangkitkan dan mendorong percepatan program pemerintah dalam upaya peningkatan kesejahteraan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, terutama di pedesaan.
Hal tersebut dapat berjalan seiring dengan tema yang diangkat yakni ”Percepatan Pembangunan Meningkatkan Kemandirian Pangan dan Kesejahteraan Masyarakat”.
”Tema Senergi lintas sektoral kemananggulangan TNI-Rakyat semakin kuat, dimana salah satunya membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” pembukaan TMMD ke-118 yang dilaksanakan di Desa Buluh Dori kec, Simpang Kiri, Selasa (19/09/2023).
Dikatakan Dandim 0118/Subulussalam a.n Letkol Inf. Un Wahyu Nugroho untuk merekatkan kemanunggalan TNI dan rakyat serta mempererat hubungan silaturahmi dan kekeluargaan antara TNI dan rakyat, Satgas TMMD ke-118 wajib berbaur dengan masyarakat sekitarnya.
Hal tersebut membuktikan TNI dan rakyat tidak terpisahkan. “Roh TNI adalah rakyat karena sejarah menunjukkan TNI lahir dari rakyat,” imbuhnya.
Kodim 0118 ,Subulussalam, TMMD menyelesaikan berbagai sasaran infrastruktur seperti pembangunan, rehabilitasi, pengerasan, dan peningkatan badan jalan, pembuatan dan rehabilitasi jembatan.
”Selain itu rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) serta pembangunan sarana sanitasi yang dibutuhkan masyarakat”.
Sementara Walikota Subulussalam H. Alfan Alfian Bintang SE yang hadir dala TMMD tersebut mengatakan, selaku pemerintah, pihaknya sangat mengapresiasi program TMMD. Sebab TMMD membantu pemerintah dalam proses pembangunan.
”Sasarannya tidak hanya di kota, tetapi sampai di desa-desa. Saya apresiasi kemanunggalan TNI dan rakyat,” jelasnya.
Acara tersebut dihadiri ketua DPRK Ade fdli pranata Bintang kapolres Subjlussalam AKB, yogi hadisetiawan. S.K.I..M.I.K dan Muspika plus kota Subulussalam.(LM/Ramona)








