Scroll untuk baca artikel
Ekonomi

Usia Bukan Batas : LUPROMAX Dukung Perjalanan Kakek Nenek Indonesia Menuju Mekkah

63
×

Usia Bukan Batas : LUPROMAX Dukung Perjalanan Kakek Nenek Indonesia Menuju Mekkah

Sebarkan artikel ini

Usia bukanlah batas untuk terus bermimpi dan berkarya. Semangat inilah yang dibuktikan oleh pasangan inspiratif asal Aceh, T. Faisal Laksamana, SE., MH. (65) dan dr. Indriati (61), yang akan memulai ekspedisi lintas negara bertajuk “The Great Overland Journey: Indonesia • Southeast Asia • Mecca • Europe 2026–2027”.

Usia bukanlah batas untuk terus bermimpi dan berkarya. Semangat inilah yang dibuktikan oleh pasangan inspiratif asal Aceh, T. Faisal Laksamana, SE., MH. (65) dan dr. Indriati (61), yang akan memulai ekspedisi lintas negara bertajuk The Great Overland Journey: Indonesia • Southeast Asia • Mecca • Europe 2026–2027″.

Ekspedisi yang didukung oleh PT Lupromax Pelumas Indonesia Tbk. (LUPROMAX) ini secara resmi dilepas pada Selasa, 7 Juli 2026, di kantor LUPROMAX, Tangerang. Selama kurang lebih sepuluh bulan, pasangan yang dikenal luas melalui media sosial sebagai “Kakek Nenek Keliling Dunia” tersebut akan menempuh perjalanan darat melintasi Asia Tenggara, Asia Tengah, Timur Tengah hingga Eropa menggunakan Toyota Voxy 2022.

Bagi Faisal dan Indriati, perjalanan ini bukan sekadar wisata atau petualangan. Lebih dari itu, ekspedisi ini merupakan misi untuk menunjukkan bahwa usia tidak pernah menjadi penghalang untuk terus belajar, berkarya, dan memberikan inspirasi bagi sesama.

Baca Juga :  Analis Kebijakan Ahli Madya Dir Penyaluran Wilayah III Badan Gizi Nasional (BGN) Deni Iskandar ST MHan membuka secara resmi Bimbingan Teknis (Bintek) Penjamah Makanan untuk Program Makan Bergizi Gratis Wilayah 1 di Hotel Grand Elite Pekanbaru, Sabtu (18/10). Diikuti 8000 peserta yang tersebar di delapan hotel di Pekanbaru. Bimtek yang berlangsung dua hari tersebut, Sabtu (18/10) dan Minggu (19/10) dihadiri perwakilan BPOM Muhammad Rusydi Ridha S Farm Apt Mfarm MH, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Sukma Yenni Budiarti Latif SKM M dan perwakilan Persatuan Ahli Gizi (Persagi) Gustiyanti SKM MKes. Dari BPOM memaparkan tentang Keamanan Pangan dan Standarisasi. Dinas Lingkungan Hidup tentang Laik Higienitas, Sanitasi dan IPAL. Persagi tentang Antropometri dan Status Gizi Anak Sekolah. Deni Iskandar ST MHan dalam sambutannya mengajak seluruh SPPG di seluruh Indonesia dapat menjalankan Standar Operasional Prosedur (SOP) dengan sebaik-baiknya. Jalankan standar operasional prosedur. Kejadian yang terjadi dilapangan itu akibat tidak berjalannya SOP tentang pengelolaan dapur yang baik. ‘’Bisa jadi juga kejadian pada makanan karena orang-orang yang tidak berkenan menjalankan SOP tersebut,’’ paparnya. Dia menekankan setiap dapur SPPG MBG untuk dapat mengikuti saran tenaga ahli gizi. ‘’Ahli gizi lah yang tahu terhadap makanan tersebut memiliki standar gizi. Semua dapur SPPG diharuskan berlatar belakang ahli gizi. Jangan sampai ahli gizi SPPG bukan berlatar belakang ahli gizi. Personal-personal yang ada di SPPG adalah merupakan pahlawan gizi,’’ ujarnya. Kejadian-kejadian pada SPPG MBG, katanya, mari intropeksi diri, apa yang viral di medsos, tiktok, instakram, facebook diperbaiki semua. Caranya dengan belajar seperti yang dilaksanakan pada Bimtek Penjamah Makanan untuk Program Makan Bergizi Gratis saat ini. Jadi nanti, semua prosedur-prosedur yang ditetapkan jangan sampai dilanggar. Apa saja yang tidak dibolehkan di dapur jangan dilakukan. Dia juga menyadari bahwa dapur MBG belum terstandar dengan baik semua, masih ada dapur yang belum standar. ‘’Nanti akan ada dapur-dapur MBG percontohan yang akan dibangun di 514 kabupaten kota di Indonesia. Tiap kabupaten kota akan ada tiga dapur SPPG milik BGN yang protektif, baik dari bangunannya, peralatan, semua sesuai dengan standar Operasional Prosedur dapur MBG. Sekarang sudah ada beberapa dalam proses pelelangan dan kontrak pemenang,’’ ujarnya. Disebutkannya, dapur SPPG BGN percontohan itu, tanahnya sudah disurvei, menggunakan tanah pemerintah daerah. Nanti pembangunan dan peralatannya dibiayai oleh APBN. Dapur tersebut tidak memakai yayasan atau mitra. Langsung dikontrol dari pusat. Dijelaskannya, pengelola dapur SPPG BGN itu ada yang dikelola oleh pemerintah, mitra swasta, instansi baik itu TNI, Polri. ‘’Kalau sudah berstandarisasi maka yang bekerja di SPPG akan lebih enak. Kalau dapurnya belum berstandar, kita akan repot, yang tadinya ingin menjadikan makanan higienis, menerapkan SOP susah karena sarana dan prasarana tidak mendukung. Dapur-dapur SPPG yang sudah ada ini diperbaiki secara perlahan-lahan. Sarana dan prasarana yang kurang bisa disampaikan oleh kepala SPPG kepada mitranya sehingga dapur menjadi sempurna,’’ terangnya. Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES.

Sebelum memulai perjalanan menuju Mekkah dan Eropa, keduanya telah memiliki pengalaman panjang menjelajahi Nusantara dan mancanegara. Sejak Februari 2022, mereka telah mengunjungi lebih dari 30 provinsi di Indonesia serta delapan negara di Asia Tenggara, di antaranya Timor-Leste, Malaysia, Brunei Darussalam, Thailand, Laos, Kamboja, dan Vietnam. Pengalaman tersebut menjadi bekal berharga dalam menghadapi perjalanan lintas benua dengan beragam budaya, bahasa, kondisi geografis, dan iklim.

Mengusung semangat “The Great Overland Journey”, perjalanan ini bukan hanya tentang sejauh apa kendaraan melaju, tetapi tentang seberapa besar makna yang dapat dibawa di setiap kilometer perjalanan. Setiap perbatasan yang dilintasi menjadi simbol bahwa mimpi tidak mengenal usia, sementara setiap perjumpaan dengan masyarakat di berbagai negara menjadi kesempatan untuk memperkenalkan Indonesia melalui keramahan, persahabatan, budaya, dan semangat saling menginspirasi.

“Kami ingin membuktikan bahwa usia bukanlah penghalang untuk terus bermimpi, belajar, berkarya, dan menjelajahi dunia. Perjalanan ini bukan sekadar berpindah tempat, tetapi membawa harapan, mempererat persahabatan antarbangsa, serta memperkenalkan Indonesia kepada dunia. Kami berharap kisah ini dapat menginspirasi masyarakat untuk tetap aktif, produktif, dan berani mewujudkan impian di usia berapa pun,” ujar T. Faisal Laksamana.

Baca Juga :  Krakatau Steel Perkuat Sinergi Strategis: Mengakselerasi Hilirisasi, Menjaga Kedaulatan Baja Nasional

Selain mendokumentasikan perjalanan, ekspedisi ini juga membawa misi memperkenalkan potensi pariwisata, budaya, nilai kemanusiaan, serta wajah Indonesia yang ramah kepada masyarakat dunia melalui berbagai platform digital.

Sebagai perusahaan pelumas nasional yang berkomitmen menghadirkan produk berkualitas tinggi, LUPROMAX melihat ekspedisi ini sebagai representasi nyata dari nilai-nilai yang diusung perusahaan: ketangguhan, daya tahan, keandalan, dan keberanian menghadapi tantangan.

Direktur Sales & Marketing PT Lupromax Pelumas Indonesia Tbk., Hasan Aripin, mengatakan bahwa semangat pasangan tersebut sejalan dengan filosofi LUPROMAX dalam mendukung performa kendaraan sekaligus semangat pantang menyerah.

“Ketika kami mendengar kisah Kakek dan Nenek Keliling Dunia, kami melihat semangat yang luar biasa. Mereka membuktikan bahwa mimpi tidak mengenal usia. Itulah alasan LUPROMAX dengan bangga mendukung perjalanan ini. Kami berharap setiap kilometer yang mereka tempuh tidak hanya membuktikan ketangguhan kendaraan, tetapi juga menjadi inspirasi bagi masyarakat Indonesia untuk terus berani bermimpi, berkarya, dan membawa nama baik bangsa di dunia internasional,” ujar Hasan Aripin.

Baca Juga :  Guru Besar BINUS UNIVERSITY Gagas Potensi Soft Computing dalam Berbagai Sektor: Solusi Efisien untuk Tantangan Kompleks

Melalui kolaborasi ini, LUPROMAX juga ingin mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya persiapan perjalanan, penggunaan pelumas berkualitas, serta perawatan kendaraan yang optimal untuk menghadapi perjalanan jarak jauh dengan aman dan nyaman.

Lebih dari sekadar ekspedisi lintas negara, The Great Overland Journey diharapkan menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan semangat petualangan, diplomasi budaya, promosi pariwisata Indonesia, dan inspirasi bagi generasi muda maupun para lansia agar terus menjalani hidup secara aktif dan produktif.

Bagi Faisal dan Indriati, setiap kilometer perjalanan bukan hanya membawa mereka semakin dekat menuju Tanah Suci dan Eropa, tetapi juga membawa pesan bahwa keberanian untuk melangkah tidak pernah dibatasi oleh usia.

About PT Lupromax Pelumas Indonesia Tbk.

PT Lupromax Pelumas Indonesia Tbk. merupakan perusahaan nasional yang bergerak di bidang pelumas dan aditif berkinerja tinggi untuk kendaraan bermotor, kendaraan niaga, alat berat, dan industri. Berkomitmen pada inovasi dan kualitas, LUPROMAX menghadirkan solusi dengan produk-produk yang mendukung performa mesin sekaligus meningkatkan efisiensi operasional pelanggan.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *