Scroll untuk baca artikel

News

Video Yang Beredar Pada Rapat PGRI Kota Medan Hoaks, Sekretaris PGRI Kota Medan Berikan Klarifikasi

1051
×

Video Yang Beredar Pada Rapat PGRI Kota Medan Hoaks, Sekretaris PGRI Kota Medan Berikan Klarifikasi

Sebarkan artikel ini

Lensa Mata Medan – Ramainya perbincangan soal video rekaman yang beredar pada Rapat Kerja PGRI Kota Medan di Kantor PGRI Jalan Brigjend Katamso, Jum’at (12/01/2023) lalu dituding tidak netralnya pada Pemilu 2024 yang mengusung salah satu capres hoaks.

Dalam rekaman video tersebut, terdapat perkataan terkait Capres 02 Prabowo-Gibran. Hal ini pun dibantah oleh Sekretaris PGRI Kota Medan Andi Yudistira, M.Pd kepada wartawan, Senin (15/01/2023).

Ia mengatakan bahwa video rekaman tersebut tidak seutuhnya apa yang dijelaskan pada pertemuan antar pengurus cabang PGRI.

Baca Juga :  Pengerjaan Pembangunan Jalan TMMD ke 118 Kodim Subulussalam Sudah Mencapai 63 Persen

“Tidak benar itu bg, sebenarnya bukan paslon 02 saja, paslon 01 dan 03 juga ada. Namun video itu terpotong,” ujar Andy.

Andy juga menjelaskan bahwa yang hadir pada rapat tersebut pengurus daerah dan pengurus cabang se kota Medan dalam agenda Persiapan Konferensi Daerah pada 20 Januari 2024.

“Yang hadir pengurus daerah dan cabang bg untuk membahas persiapan konferensi daerah terkait kebijakan pemerintah tentang rekrutmen CPNS dan PPPK tahun 2024,” paparnya.

Baca Juga :  Ini Arahan Kapolres Nias Selatan kepada 561 Personel Polda Sumut Sebelum Jalankan Tugas Pengamanan TPS

Lanjutnya, dalam rapat tersebut Andy memaparkan bahwa topik yang dibicarakan bukan persoalan capres mana yang akan dipilih melainkan tentang peningkatan kompetensi seluruh pengurus cabang, keberhasilan dan perhatian pemerintah untuk dunia pendidikan, organisasi PGRI, SDM Guru, Sarpras dan bagaimana menciptakan lingkungan sekolah yang nyaman dan dekat dengan masyarakat.

“Topik yang dibicarakan bukan persoalan capres mana yang dipilih bg, kami membahas tentang peningkatan kompetensi seluruh pengurus cabang, tentang keberhasilan dan perhatian pemerintah untuk dunia pendidikan, organisasi PGRI, SDM Guru, Sarpras dan bagaimana menciptakan lingkungan sekolah yang nyaman dan dekat dengan masyarakat,” tutur Andy.

Baca Juga :  Pemerintah Kota Gunungsitoli Hadiri Puncak Perayaan HUT ke-80 Gereja AMIN Jemaat Helefanikha

Andy juga menegaskan kegiatan Rakor PGRI tidak ada hubungannya dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan.

“Tidak ada kaitannya ke dinas bg, ini murni kegiatan agenda rutin PGRI kota Medan untuk konferensi kerja sekaligus melengkapi struktur kepengurusan karena pensiun dan meninggal dunia,” tegas Andy.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *