Lensa Mata Medan – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendorong PUD Rumah Potong Hewan (RPH) Medan mengoptimalkan lebih dari 3 hektare lahan yang selama ini belum dimanfaatkan menjadi sumber pendapatan baru melalui kerja sama dengan investor, mulai dari pembangunan cold storage, meat shop, hingga usaha peternakan unggas.
Arahan itu disampaikan Rico Waas dalam kegiatan Ekspos Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Tahun 2027 dan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program Kerja Tahun 2026 PUD RPH Medan di Ruang Rapat I Kantor Wali Kota Medan, Selasa (3/11/2026). Acara ini diikuti Direktur Utama PUD RPH Medan Irwansyah Gultom, Dirut PUD Pasar Medan Anggia Ramadhan, Kabag Perekonomian M. Reza Hanafi, dan sejumlah pimpinan perangkat daerah terkait.
Rico mengungkapkan, dari total lahan RPH sekitar 5,2 hektare, hanya 1,3 hektare yang digunakan secara efektif. Sementara itu, lebih dari 3 hektare lainnya masih belum dimanfaatkan. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi peluang bagi perusahaan untuk mengembangkan usaha di luar kegiatan pemotongan hewan.
Ia menawarkan sejumlah opsi pemanfaatan lahan, antara lain pergudangan, pembangunan cold storage, peternakan unggas, serta hilirisasi produk daging seperti kornet dan pengolahan tulang. Namun, ia meminta jajaran RPH terlebih dahulu memetakan peluang usaha dan mencari calon investor yang sesuai.
“Yang kami perintahkan sekarang adalah cari investor. Lihat turunan-turunan dari bisnis tadi. Bisnis daging, bisnis unggas. Satu tidak mau, yang lain coba,” kata Rico Waas.






