Scroll untuk baca artikel

News

Walikota Medan Lantik 9 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama : Saya Tak Minta Sepeserpun, Layani Masyarakat, Majukan Medan

322
×

Walikota Medan Lantik 9 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama : Saya Tak Minta Sepeserpun, Layani Masyarakat, Majukan Medan

Sebarkan artikel ini

Lensa Mata Medan : Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas melantik dan mengambil sumpah janji jabatan sebanyak 9 orang Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemko Medan, Kamis (21/8/2025). Dalam pelantikan yang dilaksanakan di Ruang Rapat III Balai Kota, orang nomor satu di Pemko Medan ini menegaskan, jabatan yang diamanahkan bukan sekadar kebahagiaan, tapi tentang tanggung jawab.

Dari 9 pejabat yang dilantik tersebut, 4 orang di antaranya mengisi jabatan yang kosong. Ada pun keempatnya yakni M Agha Novrian yang sebelumnya Sekretaris Dinas Kominfo Kota Medan sekaligus Plt Kabag Prokopim dilantik menjadi Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan. Kemudian, Erwin Saleh dilantik menjadi Kepala Dinas Perhubungan, sebelumnya menjabat Sekretaris Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan.

Selanjutnya, John Ester Lase dilantik menjadi Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (Perkim Cikataru), sebelumnya Kabid Perizinan Tata Ruang Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Serta, Melvi Marlabayana dilantik menjadi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), sebelumnya Plt Kepala Dinas Perkim Cikataru.

Baca Juga :  Diduga Bangun dan Timbun Lahan Tanpa Izin, Wakil Ketua DPRD Medan Minta Developer Perumahan Karya De Villas Dipidanakan Jika Melanggar

Sedangkan pelantikan 5 pejabat lagi merupakan mutasi yang dilakukan Rico Waas untuk melakukan penyegaran sekaligus memperkuat kinerja perangkat daerah, guna mendukung terwujudnya visi misi Pemko Medan. Kelimanya adalah Ferri Ichsan dimutasi menjadi Kepala Bappeda, sebelumnya Asisten Administrasi Umum (Asmum). Lalu, jabatan Asmum diisi Agus Suriono, sebelumnya Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang).

Jabatan yang ditinggalkan Agus Suriono diisi Citra Effendi Capah sebagai Asisten Ekbang. Selanjutnya, Benny Iskandar yang sebelumnya Kepala Bappeda dimutasi menjadi Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida). Terakhir, Mansyursyah dimutasi menjadi Staf Ahli Wali Kota Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, sebelumnya menjabat Kepala Brida.

“Saya berharap bapak dan ibu yang baru dilantik bisa menjadi pen-deliver pikiran-pikiran saya dan mengerti apa yang menjadi keinginan saya dalam melayani masyarakat dan memajukan Kota Medan,” kata Rico Waas.

Baca Juga :  Apel Pasca Libur Idulfitri Jajaran Pemko Medan Diminta Langsung Bekerja Layani Masyarakat

Diingatkannya, jabatan itu hanya sementara, pengabdian selamanya.“Saya tidak pernah meminta sepeser pun dari kalian semua untuk bisa sampai di jabatan ini. Seribu rupiah pun tidak pernah saya minta. Yang saya minta, kalian itu berikan yang terbaik kepada masyarakat, berikan yang terbaik untuk Pemko Medan. Jadikan diri anda ini bagian dari legenda hidup yang ada di Pemko Medan,” pesannya.

Kepada Kepala Bapenda, Rico Waas mengatakan jabatan yang baru ini bukan hal mudah karena mengatur keuangan Kota Medan. “Lahirkan terobosan baru untuk meningkatkan PAD. Jangan lagi terjadi kebocoran, siapkan struktur organisasi anda sebaik-baiknya. Sebab, PAD kita untuk pembangunan dan anak bangsa kita. Saya yakin anda mampu,” ujarnya.

Untuk Kepala DLH, Rico Waas meminta agar mampu mengatasi persoalan sampah mulai dari rumah sampai tempat pembuangan akhir (TPA). “Lahirkan inovasi baru, sebab TPA kita diprediksi tahun 2029 tidak mampu menampung sampah,” ungkapnya seraya juga menambahkan agar mampu masuk dalam isu dunia terkait penanganan sampah.

Baca Juga :  Masyarakat Tanjungbalai Antusias Sambut Kedatangan Presiden Jokowi

Sementara itu untuk Kepala Dinas Perkim Cikataru, Rico Waas mengingatkan bahwa distribusi air bersih belum sepenuhnya masuk ke rumah warga. Kemudian harus mempermudah pelayanan kepada masyarakat, terutama pengurusan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). “Jika ada orang-orang yang mempersulit, kita hapus orangnya!” tegasnya.

Sedangkan pesan Rico Waas kepada Kadishub, segera mengatasi masalah parkir dan kemacetan. Apalagi, imbuhnya, tahun 2027 akan dibangun Bus Rapid Transit (BRT). “Anda harus kuat, godaan cukup tinggi, berikan keberanian anda untuk itu. Perubahan sistem perhubungan akan merubah gaya hidup masyarakat,” tuturnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *