Scroll untuk baca artikel
Ekonomi

Walikota Medan Pastikan Pasar Murah di 151 Kelurahan Selama Ramadan Tepat Sasaran – Bebas Dari Praktik Kecurangan

214
×

Walikota Medan Pastikan Pasar Murah di 151 Kelurahan Selama Ramadan Tepat Sasaran – Bebas Dari Praktik Kecurangan

Sebarkan artikel ini

Lensa Mata Medan – Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas secara resmi membuka Pasar Murah Pemko Medan dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1447H.

“Jangan sampai masyarakat sudah senang dengan adanya pasar murah ini, tapi begitu sampai di kelurahan barangnya tidak ada. Baru dua hari sudah habis. Saya minta sistemnya diatur, jangan ada orang dalam yang bermain, itu pelanggaran berat karena menyangkut kepercayaan masyarakat,” kata Rico Waas saat membuka acara tersebut di lapangan Warna Warni Martubung, kec. Medan Labuhan, Kamis (12/2/2026).

Pasar murah yang berlangsung mulai dari tanggal 12 Februari hingga 12 Maret 2026 ini tidak hanya terpusat di satu lokasi saja, melainkan tersebar di 151 Kelurahan sekota Medan.

Baca Juga :  BTN Berkomitmen Untuk Melindungi Data Pribadi Nasabah

“Pemko Medan berkomitmen memperhatikan kebutuhan warga. Apalagi menjelang puasa, kebutuhan pokok pasti meningkat, dari belanja harian sampai persiapan bikin kue lebaran,” ujar Rico Waas dalam sambutannya.

Lebih lanjut, Rico Waas juga mengatakan Pasar Murah ini bertujuan untuk menekan harga kebutuhan pokok di pasaran. Tidak tanggung-tanggung, Pemko Medan menggelontorkan subsidi mencapai lebih dari Rp. 4 Miliar untuk memangkas harga kebutuhan pokok agar lebih murah dari harga pasar. Salah satu komoditas utama yang disiapkan adalah beras, dengan total stok mencapai 430 ton.

Baca Juga :  PT Pelindo Sinergi Lokaseva Raih Tiga Penghargaan pada Indonesia Fire Safety Excellence Award 2026

​”Jika satu ton beras dibagi dalam kemasan 5 kg, maka 400 ton saja bisa menjangkau 80.000 warga. Saya ingin pastikan manfaat ini benar-benar dirasakan masyarakat yang membutuhkan,” ungkap Rico Waas.

Penurunan harga juga berlaku untuk komoditas bahan pokok lainnya, seperti Gula pasir dari Rp18.500 menjadi Rp15.200/ kg, tepung terigu dari Rp10.500 menjadi Rp8.600/ kg, telur dari Rp1.900 menjadi Rp1.350/ butir, kacang tanah kupas dari Rp34.000 menjadi Rp28.600/kg.

Baca Juga :  BINUS @Bandung Dinobatkan Menjadi Kampus Pendukung Wirausaha Muda Terbaik di Jawa Barat

Lalu selanjutnya minyak goreng dari Rp20.500 menjadi Rp17.700/ liter, Margarin dari Rp9.500 menjadi Rp6.400/pcs. Sirup berbagai merek juga turun, seperti Sarang Tawon Standard Quality 430 Ml dari harga Rp.18.300 menjadi Rp. 17.000/botol, Sarang Tawon Raspberry 630 Ml dari Rp. 22.000 menjadi Rp. 18.667/ botol, dan Pohon Pinang Standard Quality 520 Ml dari Rp. 21.000 menjadi Rp.19.500/ botol.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ekonomi

Memasuki tahun 2026, keberhasilan sebuah brand kecantikan tidak lagi ditentukan oleh sekadar memiliki izin BPOM, melainkan oleh presisi teknologi manufaktur dan kekuatan ekosistem hilirisasi. Maklon skincare di Efba Group memberikan…