Scroll untuk baca artikel
News

Walikota Rico Pastikan Pengerjaan Drainase Gaperta Berjalan Optimal

42
×

Walikota Rico Pastikan Pengerjaan Drainase Gaperta Berjalan Optimal

Sebarkan artikel ini

Lensa Mata Medan – Di tengah rintikan hujan yang masih membasahi sudut kota, Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, tetap melakukan peninjauan langsung proyek pembangunan sistem drainase di Jalan Gaperta, Kecamatan Medan Helvetia, Kamis (24/6/2026).

“Ukuran drainase yang sebelumnya 80 cm, sekarang jadi 120 cm. Berarti hampir dua kali lipat besarannya. Penyerapan air akan lebih mudah dan debit air yang tertampung bisa lebih banyak,” ujar Rico Waas.

Baca Juga :  Walikota Medan Ajak Kader HMI Tetap Kritis dan Hadirkan Solusi bagi Bangsa

Rico Waas juga menjelaskan, pembangunan ini sistem drainase itu juga memerlukan koordinasi lintas instansi, terutama dengan pihak PLN, lantaran ada beberapa tiang listrik yang harus digeser agar tidak menghambat struktur drainase baru.

Selain proyek yang sedang berjalan dari Simpang Jalan Kapten Muslim hingga Simpang Jalan Beringin ini, orang nomor satu di jajaran Pemko Medan itu telah merencanakan kelanjutan pembangunan drainase di area Gaperta Ujung pada tahun depan.

Baca Juga :  Jaksa Daring Kejati Sumut 'On The Spot' Langsung dari Sekolah Adhyaksa Medan

Sementara itu, Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan Khairul Azmi didampingi ​Kepala Bidang SDA dan Drainase Hardy Sibarani saat ditemui dilokasi menjelaskan, pengerjaan drainase dilakukan sepanjang 1.047 meter yang menghubungkan antara area Simpang Jalan Kapten Muslim hingga Simpang Jalan Beringin.

“Untuk struktur material menggunakan u-ditch beton sepanjang 1.002 meter dan box culvert sepanjang 45 meter dengan spesifikasi lebar 120 cm serta kedalaman 140 cm,” jelasnya.

Baca Juga :  Desa Sosokan Baru Laksanakan Titik Nol Rabat Beton dan Pelapis Jalan Desa

​Nantinya, akan dilakukan penerapan dua alur pembuangan. Ini dirancang khusus untuk memecah beban aliran air sehingga mencegah penumpukan di satu titik.

“Arah pertama sebagian aliran air diarahkan ke kawasan Kapten Muslim menuju Danau Singkarak, dan arah kedua diarahkan ke persimpangan jalan Asrama hingga bermuara di sungai,” tambahnya seraya optimis pengerjaan proyek ini akan selesai bulan Desember tahun ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *