Scroll untuk baca artikel
News

Warga Medan Perjuangan Ngeluh ke Walikota Soal Bantuan PKH dan Kamtibmas

304
×

Warga Medan Perjuangan Ngeluh ke Walikota Soal Bantuan PKH dan Kamtibmas

Sebarkan artikel ini

Lensa Mata Medan – Sejumlah warga Kecamatan Medan Perjuangan mengadu secara langsung kepada Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas terkait keluhan dan permasalahan mereka pada kegiatan Sapa Warga yang digelar di Kelurahan Sei Kera Hilir II, Kecamatan Medan Perjuangan, Sabtu,(2/8/25).

Semua keluhan yang disampaikan warga mulai dari Infrastruktur, Pendidikan, Kesehatan, keamanan dan Ketenagakerjaan maupun bantuan PKH diterima dan ditindaklanjuti oleh Rico Waas yang hadir didampingi segenap Pimpinan Perangkat Daerah.

Defa Rosa, salah seorang warga Medan Perjuangan mengadu terkait permasalahan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH).

“Yang sudah meninggal pun namanya tetap keluar. Selain itu warga yang sudah punya mobil dan memiliki AC dirumahnya itu justru masih dapat bantuan PKH. Sedangkan orang tua saya lansia dengan usia 87 tahun belum ada menerima bantuan meskipun sudah pernah didata”, Kata Defa yang disambut dengan tepuk tangan warga lainnya.

Baca Juga :  Ahmad Hanif, S,Sy, MH Anggota DPRD Baru Tanjung Jabung Barat Berjiwa Sosial dan Multi Talenta

Defa menyampaikan dirinya dan warga lainnya pernah menanyakan permasalahan ini kepada Dinas Sosial, namun diminta untuk menanyakan kepada Kepling apakah sudah didata. Dirinya dan warga lainnya merasa seperti dilempar kesana sini.

Menjawab pertanyaan Defa, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menjelaskan dalam mengatasi persoalan tersebut memang dibutuhkan pemuktahiran data dan Graduasi PKH. Jadi data penerima tidak boleh itu- itu saja, harus benar-benar yang membutuhkan penerima PKH.

“Saya sudah memerintahkan untuk pemuktahiran data penerima PKH. Tapi kalau memang ada ditemukan orang itu saja yang menerima dan tidak layak mendapatkan PKH, catat namanya alamatnya dan beritahu saya langsung melalui Direct Message”, jelas Rico Waas.

Baca Juga :  Pemdes Desa Bandung Baru Salurankan BLT DD Tahap I Tiga Bulan Sekaligus

Warga lainnya, Ahmad Ramadhan yang mengeluhkan soal Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas). karena di lingkungan tempat tinggalnya ada rumah kost yang dihuni banyak orang, sehingga diperlukan identifikasi orang yang masuk dan keluar guna menghindari tindakan negatif. Selain itu Ahmad Ramadhan juga mengadu terkait seringnya terjadi tindakan kriminal di wilayahnya.

Terkait keluhan Kamtibmas, Rico Waas dengan tegas menyampaikan dirinya telah meminta kepada Kecamatan dan Kelurahan untuk mengaktifkan kembali Poskamling di setiap lingkungan. Dengan adanya poskamling selain untuk menjaga lingkungan masyarakat juga dapat berkumpul dan saling berkoordinasi agar Kamtibmas tercipta dengan baik.

Baca Juga :  Plt Bupati DS Apresiasi Penghargaan Top 45 Inovasi "Demi Sepeda Bagus"

Kemudian terkait permintaan CCTV, Rico Waas mengatakan akan dicoba di programkan. Namun yang lebih efektif adalah cctv warga, artinya jika ada hal yang mencurigakan warga dapat memfoto ataupun memvideokannya. Yang paling penting adalah koordinasi antar warga, dimana kekompakan warga sangat diperlukan.

“Untuk penanganan Narkoba, pastinya Kita menolak kejahatan narkoba dan itu musuh terbesar kita. Oleh karenanya Pemko Medan saat ini mendorong pembentukan BNN Kota Medan. Saya yang menginisiasikan BNN Kota Medan dibentuk, karena sampai sekarang hanya ada BNN Provinsi Sumut. Jadi ini bagian program Pemko Medan untuk mengatasi kejahatan narkoba “, jelas Rico Waas.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News

Mengapa Adopsi Kucing Shelter Semakin Populer? Pawfriends, tren adopsi kucing shelter semakin meningkat karena banyak orang mulai sadar bahwa memberi rumah untuk kucing terlantar adalah tindakan penuh empati. Selain membantu…