Scroll untuk baca artikel

Ekonomi

Weekend Pertama Juli 2026, KA Daop 2 Bandung Catat 45 Ribu Penumpang

34
×

Weekend Pertama Juli 2026, KA Daop 2 Bandung Catat 45 Ribu Penumpang

Sebarkan artikel ini

Minat masyarakat menggunakan kereta api pada akhir pekan terus menunjukkan tren positif terutama pada momen penting seperti pada liburan sekolah tahun ini. PT KAI Daerah Operasi 2 Bandung mencatat Sabtu-Minggu, 4–5 Juli 2026 menjadi akhir pekan dengan jumlah pelanggan tertinggi selama masa liburan sekolah dibandingkan dua akhir pekan sebelumnya.

Pada periode tersebut, sebanyak 45.025 pelanggan menggunakan kereta api dengan keberangkatan awal dari wilayah Daop 2 Bandung. Angka ini meningkat signifikan dibandingkan akhir pekan 20–21 Juni 2026 yang melayani 34.287 pelanggan, serta akhir pekan 27–28 Juni 2026 dengan 41.967 pelanggan.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, mengatakan tingginya volume pelanggan menjadi bukti meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi kereta api.

Baca Juga :  BINUS UNIVERSITY Naik Peringkat di QS World University Rankings 2025

“Weekend pertama Juli menjadi puncak jumlah pelanggan selama periode liburan sekolah. Peningkatan ini menunjukkan bahwa kereta api tetap menjadi moda transportasi favorit masyarakat karena menawarkan perjalanan yang aman, nyaman, tepat waktu, serta didukung berbagai kemudahan layanan, mulai dari pemesanan tiket hingga fasilitas di stasiun dan di dalam kereta,” ujar Kuswardojo.

Peningkatan jumlah pelanggan tersebut menunjukkan bahwa kereta api masih menjadi pilihan utama masyarakat untuk berwisata, bersilaturahmi, maupun melakukan perjalanan bisnis selama momen libur sekolah. Selain menawarkan perjalanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu, kereta api juga menjadi moda transportasi yang efisien untuk menghindari kepadatan lalu lintas di jalan raya.

Secara keseluruhan selama periode liburan sekolah 20 Juni hingga 5 Juli 2026, KAI Daop 2 Bandung mengoperasikan 26 perjalanan Kereta Api reguler setiap harinya dengan total kapasitas 220.944 tempat duduk.

Baca Juga :  BRI Branch Office Gunung Sahari Perkuat Kemitraan Strategis dengan Yifang Cargo Mutiara Elektronik

Hingga berakhirnya periode tersebut, jumlah pelanggan yang menggunakan KA dengan keberangkatan awal dari wilayah Daop 2 Bandung mencapai 300.457 pelanggan, atau setara dengan tingkat okupansi 136 persen dari kapasitas tempat duduk yang disediakan.

Tingkat okupansi yang melampaui 100 persen terjadi karena adanya skema perjalanan parsial (dinamis), di mana satu tempat duduk dapat digunakan oleh lebih dari satu pelanggan pada relasi perjalanan yang berbeda dalam satu rangkaian kereta.

Kuswardojo menambahkan, selama masa liburan sekolah KAI Daop 2 Bandung berkomitmen menjaga kualitas pelayanan melalui kesiapan petugas operasional, pelayanan pelanggan, kebersihan sarana dan prasarana, hingga memastikan seluruh perjalanan kereta api berjalan dengan mengutamakan aspek keselamatan.

Baca Juga :  VRITIMES dan InspirasiKalbar.com Berkolaborasi untuk Meningkatkan Jangkauan dan Kualitas Berita di Kalimantan Barat

“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan masyarakat yang telah memilih kereta api sebagai moda transportasi selama masa liburan. KAI akan terus meningkatkan kualitas pelayanan agar setiap perjalanan pelanggan berlangsung dengan selamat, aman, nyaman, dan berkesan,” tutup Kuswardojo.

About Daop 2 Bandung
PT Kereta Api Indonesia (Persero) merupakan penyedia jasa layanan transportasi berbasis rel di Indonesia. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 2 Bandung merupakan salah satu daerah operasi KAI yang melayani perjalanan kereta api di wilayah Jawa Barat bagian tengah hingga timur.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ekonomi

Setelah melewati perjalanan panjang yang diwarnai kedekatan, periode saling menjauh, hingga hubungan yang sempat berkembang di bawah potensi sebenarnya, India dan Indonesia kini memasuki babak baru dalam kemitraan strategis mereka….

Ekonomi

India-Indonesia Track 1.5 Dialogue merupakan inisiatif kerja sama selama dua tahun yang digagas oleh Gateway House: Indian Council on Global Relations di Mumbai dan Centre for Strategic and International Studies (CSIS)…

Ekonomi

Bisnis yang ramai belum tentu menghasilkan keuntungan yang besar. Tidak sedikit pelaku usaha yang mencatat penjualan tinggi setiap hari, tetapi tetap kesulitan mengetahui ke mana uang bisnisnya pergi. Penyebabnya sering…