Scroll untuk baca artikel
Ekonomi

WTI Gagal Tembus 94.71, Dupoin Futures Prediksi Harga Minyak Melemah

47
×

WTI Gagal Tembus 94.71, Dupoin Futures Prediksi Harga Minyak Melemah

Sebarkan artikel ini

Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) masih bergerak volatil di tengah perkembangan geopolitik Timur Tengah dan perubahan kondisi pasokan minyak global. Berdasarkan analisis Dupoin Futures, harga WTI pada timeframe Daily masih berpotensi mengalami pelemahan setelah belum mampu ditutup di atas zona resistance 92.37–94.71. Kondisi tersebut, menurut Dupoin Futures, membuka peluang bagi harga minyak untuk melanjutkan koreksi menuju zona support 86.40–83.60.

Analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, menjelaskan bahwa kegagalan WTI melakukan penutupan di atas resistance 92.37–94.71 menjadi salah satu sinyal penting dalam analisis Dupoin Futures. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa momentum bullish belum cukup kuat untuk mempertahankan harga di atas zona resistance.

Berdasarkan analisis Dupoin Futures, apabila tekanan jual kembali meningkat, harga WTI berpotensi bergerak menuju support 86.40–83.60. Dalam skenario tersebut, Dupoin Futures melihat area 86.40 sebagai support terdekat yang perlu diperhatikan sebelum harga menguji level 83.60.

Jika harga WTI mampu bertahan di zona support 86.40–83.60, Dupoin Futures melihat peluang terjadinya rebound teknikal. Namun, apabila support tersebut ditembus, tekanan bearish berpotensi berlanjut. Oleh karena itu, Dupoin Futures menilai respons harga pada area support dan resistance menjadi bagian penting dalam membaca pergerakan WTI berikutnya.

Baca Juga :  Dorong Akses Motor Premium, BRI Finance Tawarkan Skema Pembiayaan Mulai 0,7%

Dari sisi fundamental, harga minyak masih mendapatkan dukungan dari ketegangan geopolitik, tetapi pada saat yang sama menghadapi tekanan dari membaiknya arus pasokan. Reuters melaporkan WTI ditutup di sekitar US$90,42 per barel pada 30 September, naik sekitar 1,2% dalam perdagangan tersebut dan mencatat kenaikan sekitar 5% sepanjang September. Penguatan tersebut terjadi ketika pembicaraan AS-Iran mengalami kebuntuan dan pasar masih menghadapi kondisi pasar energi yang ketat.

Dupoin Futures mencermati bahwa perkembangan Selat Hormuz tetap menjadi faktor utama dalam menentukan sentimen minyak. Pemulihan arus ekspor dari kawasan Teluk dapat mengurangi kekhawatiran mengenai pasokan, tetapi risiko gangguan supply masih dapat meningkat apabila konflik geopolitik kembali memanas.

Reuters mencatat ekspor minyak dari kawasan Teluk telah mengalami pemulihan, dengan Goldman Sachs memperkirakan ekspor mencapai sekitar 23,3 juta barel per hari dalam sepekan terakhir. Arab Saudi juga kembali melakukan pengapalan minyak dari pelabuhan Laut Merah setelah pengoperasian East-West Pipeline dilanjutkan. Kondisi tersebut berpotensi mengurangi tekanan supply-driven terhadap harga minyak.

Baca Juga :  Navigasi Regulasi Sektoral di Indonesia: Panduan Penting bagi Pendiri Asing yang Masuk ke Pasar 2025

Di sisi lain, kondisi pasar produk minyak AS masih relatif ketat. Reuters melaporkan penurunan stok bensin dan distilat AS turut mendukung harga minyak meskipun persediaan minyak mentah meningkat. Kondisi tersebut membuat keseimbangan antara pasokan crude dan kebutuhan produk olahan menjadi perhatian pasar.

Dupoin Futures juga mencermati rencana dan kebijakan pemerintah Amerika Serikat terkait cadangan minyak strategis. Setiap perubahan dalam kebijakan supply dapat memberikan dampak terhadap ekspektasi pasar dan volatilitas WTI.

Menurut Dupoin Futures, kondisi fundamental tersebut membuat harga minyak masih sensitif terhadap headline geopolitik. Ketegangan AS-Iran dapat memberikan dukungan terhadap WTI melalui kekhawatiran gangguan pasokan, sementara pemulihan arus minyak melalui kawasan Teluk dapat membatasi kenaikan harga.

Geraldo Kofit dari Dupoin Futures menilai struktur teknikal Daily masih menunjukkan potensi pelemahan selama WTI belum mampu melakukan penutupan di atas resistance 92.37–94.71. Berdasarkan analisis Dupoin Futures, kondisi tersebut membuka peluang koreksi menuju support 86.40–83.60.

Baca Juga :  Guna Mitigasi Gangguan dan Pasca Pencurian Prasarana, Daop 7 Madiun Intensifkan Pemeriksaan Jalur Kereta Api

Dengan demikian, prediksi harga WTI hari ini menurut Dupoin Futures masih menunjukkan peluang pelemahan menuju 86.40–83.60. Namun, Dupoin Futures menilai perkembangan konflik Timur Tengah, arus minyak melalui Selat Hormuz, kondisi supply global, dan kebijakan cadangan minyak AS tetap menjadi faktor yang dapat memicu perubahan arah harga secara cepat.

Tentang Dupoin Futures (PT. Dupoin Futures Indonesia)

Dupoin Futures adalah perusahaan pialang di bidang perdagangan Forex, Metal, Futures, dan Stocks. Dupoin merupakan pialang berjangka yang telah mengantongi izin usaha resmi dari BAPPEBTI Nomor. 423/BAPPEBTI/SI/VII/2004. Dupoin juga anggota Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) atau Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor. SPAB-064/BBJ/04/04 dan terdaftar sebagai member aktif dari Kliring Berjangka Indonesia (KBI) atau Indonesian Derivatives Clearing House (IDCH) Nomor. 26/AK-KBI/IX/2004, terdaftar sebagai anggota dari Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) dengan nomor keanggotaan 176/REG/AFT/SU, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia dengan Nomor: 0013/ASPEBTINDO/ANG-B/05/2024.
Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES.  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *