Scroll untuk baca artikel
Ekonomi

Zentara Soroti Pentingnya API Security bagi Ekosistem Fintech & Bisnis Digital Indonesia

48
×

Zentara Soroti Pentingnya API Security bagi Ekosistem Fintech & Bisnis Digital Indonesia

Sebarkan artikel ini

Ketergantungan bisnis digital Indonesia terhadap API terus meningkat. Bank, fintech, penyedia pembayaran, e-wallet, marketplace, dan berbagai layanan digital mengandalkan API untuk menghubungkan sistem dan bertukar data.

Bertambahnya endpoint juga memperluas area yang perlu diamankan. Salah satu risiko yang mendapat perhatian dalam OWASP API Security Top 10 adalah Broken Object Level Authorization (BOLA), ketika sebuah API memastikan pengguna telah login tetapi gagal memastikan bahwa pengguna tersebut memang berhak mengakses objek atau data yang diminta.

Jenis kerentanan seperti ini tidak selalu mudah ditemukan melalui automated scanner karena respons API dapat terlihat valid dari sisi teknis. Pengujian membutuhkan pemahaman terhadap business logic, hak akses, dan hubungan antarobjek di dalam aplikasi.

Baca Juga :  Sinergi Strategis PPBK Jakarta 1: Perkuat Peran Agen BRILink demi Akselerasi Ekonomi Mikro 2026

Zentara melakukan pengujian terhadap REST, GraphQL, dan gRPC dengan mengacu pada risiko API Security Top 10, termasuk BOLA, Broken Function Level Authorization, mass assignment, dan penyalahgunaan schema. Certified testers melakukan validasi manual dan menghasilkan proof of concept yang dapat direproduksi.

Untuk kebutuhan pengujian yang lebih luas, perusahaan dapat menggabungkan API security testing dengan automated vulnerability assessment. Pendekatan ini membantu menggabungkan discovery berskala besar dengan validasi terhadap business logic yang membutuhkan analisis manusia.

Baca Juga :  Dampak Kebijakan Trump terhadap Ethereum: Prediksi Harga 2025

Zentara juga menggunakan AVAS untuk melakukan assessment otomatis terhadap application dan integration layers. Menurut Zentara, full enterprise scan dapat selesai dalam waktu kurang dari 15 menit, sehingga assessment dapat dilakukan lebih dekat dengan siklus perubahan aplikasi.

Bagi perusahaan yang memproses data pribadi, keamanan API juga berkaitan dengan perlindungan data. API yang salah mengimplementasikan authorization dapat membuka akses terhadap data milik pengguna lain dan menciptakan risiko yang melampaui persoalan teknis aplikasi.

Tentang Zentara Technologies

Zentara adalah perusahaan cybersecurity yang berfokus pada perlindungan institusi dan perusahaan dengan kebutuhan keamanan berisiko tinggi. Didirikan di Indonesia pada April 2025, Zentara mengembangkan teknologi keamanan secara in-house, mencakup security operations, cyber intelligence, cyber defense, enterprise solutions, dan riset melalui Zentara Labs. Dengan cakupan SOC 24/7 dan berbagai platform keamanan seperti AVAS (Advanced Vulnerability Assessment System), Zentara memadukan teknologi, keahlian engineering, dan pendekatan berbasis intelijen untuk membantu organisasi mendeteksi, memahami, dan merespons risiko keamanan siber secara lebih cepat dan terukur.
Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ekonomi

Selama bertahun-tahun, kekayaan mineral Indonesia lebih banyak diekspor dalam bentuk bahan mentah dengan nilai tambah terbatas. Pola tersebut membuat manfaat ekonomi yang dihasilkan belum optimal dalam mendukung penguatan struktur perekonomian…