Scroll untuk baca artikel
Ekonomi

2 Aset Kripto Terbesar, Bitcoin dan Ethereum Akan Bullish di 2024?

1133
×

2 Aset Kripto Terbesar, Bitcoin dan Ethereum Akan Bullish di 2024?

Sebarkan artikel ini

Dua aset kripto terbesar saat ini, yaitu Bitcoin dan Ethereum di prediksi akan melambung di harga 150.000 Dollar AS untuk Bitcoin (BTC) sedangkan Ethereum (ETH) di 8.000 Dollar AS. Hal ini terutama dipicu oleh beberapa kejadian yang terjadi sepanjang minggu ini, mulai dari;

Pernyataan Geoffrey Kendrick, analis pasar dari Standard Chartered Bank yang menguraikan pandangan bullish-nya terhadap BTC dan ETH dimana aliran masuk yang signifikan ke ETH Bitcoin spot akan mendorong harga BTC melambung di akhir tahun 2024. Standard Chartered juga menambahkan target terhadap ETH kini berada di angka 116% dibawah angka harga smart contract. Berdasarkan Coinmarketcap, Ethereum hari ini diperdagangkan di harga $3,830 USD atau setara dengan harga ethereum ke rupiah di Rp61,940.091 dan untuk Bitcoin hari ini diperdagangkan di harga $68,720 USD atau setara dengan harga Bitcoin ke rupiah di  Rp1,114.318.150

Baca Juga :  KA Rajabasa Jadi Kereta Api Terfavorit pada Caturwulan I 2026 di Wilayah Divre IV Tanjungkarang

Sebelumnya persetujuan ETF Ethereum spot oleh SEC juga menjadi sorotan utama, pasalnya keputusan tersebut dianggap bisa menjadi langkah strategis yang menguntungkan karena dapat memberikan akses lebih luas kepada investor dan meningkatkan likuiditas pasar kripto secara keseluruhan. Keputusan ini juga akan berpengaruh terhadap nilai tukar Ethereum di masa depan, dimana dorongan positif ini dapat menjadi penanda era baru bagi investor yang mencari eksposur terhadap aset digital melalui instrumen yang lebih tradisional dan diatur. Aktivitas pembelian pun diharapkan akan meningkat baik di bursa terpusat maupun bursa berbasis blockchain.

Kombinasi dari persetujuan ETF spot serta Bitcoin Halving tentunya akan mempunyai pengaruh kuat terhadap harga Bitcoin dan Ethereum, disertai dengan altcoins lainnya sepanjang tahun ini yang dikutip dari artikel The Motley Fool. Pemicu bullish-nya altcoins lain adalah pengesahan Undang-Undang Inovasi Keuangan dan Teknologi untuk Abad ke-21 (FIT21) yang bertujuan untuk memperjelas otoritas mana yang memiliki kendali atas sektor kripto, sehingga sektor ini aman tanpa mengakibatkan pertumbuhannya melambat. Hal ini juga menjadi tonggak legislatif yang signifikan dalam regulasi aset kripto.

Baca Juga :  Cara Mengatur Stop Loss dan Take Profit untuk Trading Emas

Dari berbagai prediksi tersebut hal ini dinilai cukup masuk akal, Gerald Logor, Head of Business Intelligence Nanovest menyampaikan “Jika dilihat dalam 90 hari terakhir, trend kenaikan dari trading volume BTC atau ETH di aplikasi Nanovest meningkat lebih dari 70% dibandingkan trend harian di awal tahun 2024”. Meningkatnya trend ini menjadikan Nanovest sebagai aplikasi investasi dengan koin kripto terlengkap bisa menjadi salah satu pilihan terbaik untuk para investor di Indonesia. Dilengkapi lebih dari 600 pilihan aset kripto rare dan up-to-date, pengguna juga dapat memulai investasi hanya dengan modal yang kecil yaitu cukup dengan 5000 rupiah.

Bagi para investor yang baru ingin memulai berinvestasi tidak perlu khawatir karena aset yang kamu miliki akan terjamin oleh perlindungan asuransi Sinar Mas sehingga terlindungi dari risiko cybercrime. Dan Nanovest juga telah terdaftar dan diawasi oleh BAPPEBTI, sehingga aman untuk digunakan. Bagi para penggiat investasi yang ingin menggunakan Nanovest, aplikasi ini sudah tersedia di Play Store maupun App Store Anda.

Baca Juga :  KAI Logistik Kembali Menguat, Kinerja Batu Bara Melonjak di Triwulan III 2025

About NANOVEST
Nanovest (PT Tumbuh Bersama Nano) merupakan platform digital marketplace berbasis aplikasi yang mempermudah akses para pengguna untuk memperdagangkan aset digital baik dalam bentuk saham global, aset kripto, maupun emas digital. Kami memiliki tujuan untuk merevolusi cara anak muda dalam berinvestasi agar dapat mencapai kebebasan finansial. Nanovest secara resmi telah terdaftar di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) sebagai calon pedagang fisik aset kripto. Informasi lebih lanjut silahkan kunjungi web kami di www.nanovest.io

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ekonomi

Pertumbuhan jumlah investor kripto dan perkembangan teknologi blockchain membuka peluang baru bagi transformasi aset digital di Indonesia. Founder dan CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis,menilai perkembangan tersebut menunjukkan bahwa aset kripto telah berkembang menjadi bagian dari industri jasa keuangan yang lebih luas. Dalam presentasinya di AWS Summit Jakarta 2026, Yudhono menyampaikan bahwa Indonesia saat ini memiliki lebih dari 20 juta investor aset kripto. Nilai transaksi aset kripto di Indonesia sepanjang 2025 juga telahmencapai lebih dari Rp400 triliun, sementara sekitar satu dari 14 penduduk Indonesia tercatat telah berinvestasi pada aset kripto. “Ini bukan lagi hanya cerita tentang kripto. Ini sudah menjadi cerita tentang industri jasa keuangan,” ujar Yudho dalam presentasinya di AWS Summit Jakarta 2026 dapa Kamis, 6 Agustus 2026. Menurut Yudho, tingkat penetrasi aset kripto di Indonesia yang masih berada di kisaran 7% menunjukkan bahwa ruang pertumbuhan industri masih terbuka lebar. Peluang tersebut juga semakin besar seiringberkembangnya stablecoin, tokenisasi aset dunia nyata atau real-world assets (RWA), serta integrasi kecerdasan buatan dengan sistem keuangan berbasis blockchain….