Lensa Mata Malang – Kandidat Sarjana Mengabdi Ekuevalensi (KSM-E) dari Universitas Islam Malang (Unisma) menyasar pada desa wringinanom kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang. Ahmad Fauzi Sarjana admnistrasi publik Unisma sebagai narasumber ajak pemuda desa Wringinanom pesatkan wisata setempat.
Ahmad fauzi mengatakan, kemajuan suatu bangsa perlu peran pemuda. Desa menjadi tombak dalam mempercepat visi Indonesia emas.
“Pemuda desa harus peduli, perhatian dan aktif berperan serta bergerak memajukan seluruh potensi desa. Pengelolaan dan pengembangan menjadi penting dalam keberlanjutan capaian desa wringinanom hari ini. Petakan potensi yang ada, mulai dari wisata dan tanah pertaniannya,” ucap Fauzi, narasumber dengan tema pemuda hebat menuju desa bermartabat, Kamis (15/8/24).
Fauzi menekankan, proses menjaga kemajuan potensi seperti wisata dengan penerapan konsep pentahelix. Kolaborasi menjadi salah satu langkah yang harus dimulai.
“Akademisi, pemerintah, pebisnis, masyarakat atau komunitas dan media harus berirama mengambil peran. Pemudalah yang sadar untuk bergerak mengkolaborasikan itu semua untuk pesatnya wisata dan potensi alam desa wringinanom,” jelasnya di depan 60 peserta terdiri dari karang taruna desa, pemuda sadar wisata dan kandidat sarjana mengabdi Unisma.
Senada, Dosen Pendamping Lapangan (DPL), Yandri Radhi Anadi, SH, MKn, MH menyampaikan, semua kegiatan ini bertujuan untuk bersama belajar. Belajar dari lingkungan dan mengabdi untuk masyarakat.
“Bersama kita jadi pemuda hebat yang berperan dan berkontribusi untuk kemajuan negeri, dengan apa yang bisa kita lakukan dari hal sekitar kita,” terang Yandri Radhi Anadi, SH, MKn, MH saat membuka acara.
Sebagai informasi kegiatan ini diselenggarakan oleh Kelompok KSM E Badan Eksekutif Mahasiswa dan Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Ilmu Administrasi Unisma. Harapannya kedepan desa Wringinanom pesat wisatanya dan masuk 10 besar Anugrah Desa Wisata Indonesia.








