Scroll untuk baca artikel
News

Walikota Gunungsitoli Dampingi Gubernur Sumut dan Dubes Prancis Tinjau Potensi Wisata Desa Adat Bawomataluo

50
×

Walikota Gunungsitoli Dampingi Gubernur Sumut dan Dubes Prancis Tinjau Potensi Wisata Desa Adat Bawomataluo

Sebarkan artikel ini

Lensa Mata Nias Selatan – Nuansa budaya Nias yang megah menyambut kedatangan rombongan penting di Desa Adat Bawomataluo, Kabupaten Nias Selatan, Jumat (17/7/2026).

Walikota Gunungsitoli Sowa’a Laoli, bersama jajaran Kepala Daerah se-Kepulauan Nias mendampingi Gubernur Sumatera Utara M. Bobby Afif Nasution, S.E., M.M., dan Duta Besar Prancis untuk Indonesia dan Timor Leste Fabien Penone dalam kunjungan kerja strategis.

Kehadiran delegasi internasional ini menjadi momentum penting untuk melihat langsung kekayaan warisan budaya sekaligus menjajaki peluang penguatan kerja sama sektor pariwisata berkelanjutan di wilayah Kepulauan Nias.

Baca Juga :  Hardiknas 2026, Wali Kota Gunungsitoli Tegaskan Komitmen Majukan Pendidikan Lewat Kolaborasi

Desa Adat Bawomataluo dipilih sebagai salah satu destinasi utama. Desa yang telah mendunia dengan tradisi ikonik lompat batu atau Hombo Batu serta kemegahan arsitektur rumah adat Omo Hada ini diproyeksikan menjadi destinasi wisata berbasis budaya bertaraf global.

Di tengah deretan rumah adat yang masih terjaga, para pemimpin daerah dan delegasi asing berdialog langsung dengan masyarakat dan pemangku adat. Diskusi mengerucut pada bagaimana melestarikan nilai budaya tanpa mengorbankan kesejahteraan warga.

Baca Juga :  Pemerintah Kota Gunungsitoli Hadiri Puncak Perayaan HUT ke-80 Gereja AMIN Jemaat Helefanikha

“Melalui peninjauan ini, Pemerintah Kota Gunungsitoli berkomitmen penuh menyelaraskan program pembangunan daerah dengan kebijakan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Fokus kami adalah membuka pintu investasi seluas-luasnya, khususnya di sektor ekonomi kreatif dan pariwisata,” tegas Walikota Sowa’a Laoli.

Para kepala daerah se-Kepulauan Nias sepakat bahwa kolaborasi lintas sektor dan dukungan mitra internasional menjadi kunci untuk mengoptimalkan potensi daerah. Dengan begitu, geliat pariwisata diharapkan berdampak langsung pada peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat lokal.

Baca Juga :  Aktivitas Kencingan Solar Milik Berinisial B di Sentul Gringsing Bebas Beroperasi, APH Diminta Tindak Tegas

Kunjungan ini juga menjadi sinyal kuat bahwa Kepulauan Nias siap membuka diri untuk kemitraan global. Sinergitas antara Pemerintah Provinsi Sumut, pemerintah daerah se-Kepulauan Nias, dan negara sahabat diharapkan mampu menjaga kelestarian aset cagar budaya sekaligus mempercepat pembangunan pariwisata yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Pemko Gunungsitoli optimis, dengan dukungan semua pihak, Bawomataluo dan destinasi budaya lainnya di Nias tidak hanya menjadi kebanggaan lokal, tetapi juga ikon pariwisata dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *