Lensa Mata Nias Selatan – Warga Desa Hilamaetaluo Kecamatan Toma Kabupaten Nias Selatan Provinsi Sumatera Utara dibuat resah oleh kondisi kabel listrik bertegangan tinggi yang menjuntai rendah di sekitar permukiman mereka. Kabel tersebut terlihat menggantung terlalu dekat dengan tanah dan dinilai sangat membahayakan keselamatan warga, terutama yang beraktivitas di sekitarnya.
Salah satu warga, Ina Yanti Zalogo, saat diwawancarai merasa takut setiap kali melintas di dekat kabel tersebut. Ia menyampaikan bahwa kondisi tersebut sudah berlangsung cukup lama, namun belum mendapat perhatian serius dari pihak terkait terutama pihak PLN.
“Kami takut sekali, kabel itu dekat ke tanah. Kalau ada yang tidak sengaja sentuh atau terlalu dekat, bisa-bisa nyawa taruhannya,” ujarnya dengan nada cemas pada Jumat (11/04/2025) kepada Wartawan.
Menurut Ina Yanti bahwa lokasi kabel yang menjuntai itu berada di area yang kerap dilalui warga, termasuk anak-anak dan para pekerja yang beraktivitas di sekitar lingkungan tersebut. Dan, hal itu menambah kekhawatiran akan kemungkinan terjadinya kecelakaan akibat sengatan listrik.
Warga lainnya juga menyampaikan keresahan yang sama. Mereka berharap agar pihak PLN atau instansi terkait segera turun tangan untuk memperbaiki dan mengamankan kabel tersebut demi keselamatan bersama. Menurut mereka, kondisi seperti itu, tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena menyangkut nyawa manusia.
“Dan kami pun terus menanti adanya langkah konkret dari pemerintah atau pihak berwenang agar masalah ini segera ditindaklanjuti,” ujar salah seorang warga.
Permasalahan infrastruktur seperti itu menjadi bukti bahwa pengawasan dan pemeliharaan jaringan listrik, terutama di wilayah pedesaan, harus lebih diperhatikan. Keselamatan warga harus menjadi prioritas utama agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Manajer PT PLN Unit Layanan Pengaduan (ULP) Telukdalam, Muklis Suhada, saat dimintai tanggapannya melalui WhatsApp pribadinya, belum bisa memberikan tanggapan, Jumat (11/04/2025).








