Scroll untuk baca artikel

News

Bawaslu Taput Terima Berkas Temuan Ribuan Paket Sembako di Rumah Kakan Satpol PP Taput

777
×

Bawaslu Taput Terima Berkas Temuan Ribuan Paket Sembako di Rumah Kakan Satpol PP Taput

Sebarkan artikel ini
Bawaslu Taput memberikan keterangan pers, terkait temuan ribuan paket sembako di rumah Kakan Satpol PP Taput. (lensamata.id/bisnur sitompul)

Lensa Mata Taput – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Tapanuli Utara menyatakan telah menerima berkas perkara temuan ribuan paket sembako di rumah Kakan Satpol PP Taput, Rudi Sitorus, yang diduga akan dipergunakan untuk ‘serangan fajar’ pilkada serentak di Taput.

“Kami dari Bawaslu Taput tadi sudah meminta Panwascam Sipoholon supaya melimpahkan berkas tersebut,” ungkap Ketua Bawaslu Taput, Kopman Pasaribu, kepada wartawan dalam jumpa pers, Sabtu (28/9/2024).

Kopman mengatakan, permintaan pelimpahan berkas tersebut sebagai bentuk komitmen pihaknya dalam memproses dan memastikan ada tidaknya tindak pidana pelanggaran dalam pilkada.

Berkas itu akan diteliti dan dicermati kembali untuk mengetahui apakah temuan penumpukan sembako tersebut terpenuhi unsur pidananya.

Disinggung soal adanya kemungkinan penumpukan sembako itu untuk kepentingan “serangan fajar” pilkada Taput yang diduga melibatkan salah satu tim sukses pasangan calon, Kopman tidak banyak berkomentar.

Baca Juga :  Sat Reskrim Polres Pakpak Bharat Mediasi Pelaku Penghinaan Terhadap Suku Pakpak Yang Pernah Viral Di Medsos

“Berkas itu nanti akan kami teliti bersama unsur Kepolisian dan Jaksa. Sebab pelanggaran ada empat jenis, yakni pelanggaran Administrasi, Pidana, Etik dan pelanggaran Undang Undang,” jelasnya.

Kopman Pasaribu menyebut, pihaknya bukan penyidik. Proses penyidikan hanya dilakukan oleh pihak Kepolisian dan Kejaksaan, sehingga tidak bisa melakukan tindakan diluar kewenangan Bawaslu.

Saat ditanya wartawan terkait pemilik paket sembako tersebut apakah benar terdaftar sebagai tim pemenangan Paslon tertentu. Kopman Pasaribu menjawab, pihaknya masih melakukan penelitian.

Sementara, Kordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Dan Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu Bawaslu Taput, Romi Sitompul, menyebut dugaan pelanggaran yang ditemukan Panwascam Sipoholon nanti akan mereka kaji lagi.

Baca Juga :  Bupati Pakpak Bharat Pimpin Rapat Perdana Dengan Seluruh Pimpinan OPD

“Kami masih melakukan pengkajian terhadap dugaan itu bersama pihak Gakkumdu. Sehingga untuk saat ini kami belum bisa memberi jawaban utuh secara pasti terkait bagaimana hasil temuan tersebut. Namun yang jelas kami di Bawaslu Taput siap bekerja mengawal temuan penumpukan sembako itu,” tegasnya.

Diketahui, sebuah truk Canter Colt Diesel BB 8667 EC berisi ribuan paket sembako gula, minyak goreng dan susu diduga akan digunakan sebagai “serangan fajar” pilkada Taput 2024, ditemukan Panwascam Sipoholon di halaman rumah Kepala Satpol PP Taput, Rudi Sitorus, di Jalan Mayjen Samosir, Desa Hutauruk, Kecamatan Sipoholon, Taput, pada Jumat (27/9/2024).

Selain di dalam truk, ribuan paket serupa yang dikemas di dalam kantong plastik warna merah juga ditemukan menumpuk di dalam rumah itu.

Baca Juga :  Wali Kota Tanjungbalai Terima Kunjungan Kepala Perum Bulog Cabang Asahan

Menanggapi itu, Rudi Sitorus selaku pemilik rumah membantah paket itu diperuntukkan untuk “serangan fajar’ Pilkada Taput.

“Itu bisnis istri saya. Tidak ada sangkut pautnya dengan pilkada,” katanya kepada sejumlah wartawan saat dikonfirmasi, Jumat (27/9/2024).

Terkait adanya sejumlah pegawai Satpol PP yang berada di rumahnya, Rudi Sitorus berdalih hal itu hanya untuk mengisi waktu luang.

Sementara warga sekitar kediaman Kakan Satpol PP Taput itu, mencurigai pernyataan Rudi Sitorus tersebut. Dimana menurut mereka, selama ini keluarganya tidak pernah terlibat bisnis sembako.

“Kami baru tahu, kalau istri Kasatpol PP itu berbisnis susu, gula dan minyak goreng. Mau pemilihan Bupati ini bisnis itu kami ketahui,” ujar sejumlah warga sekitar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *