Lensa Mata.id, Tanjungbalai
Pada sidang dengan agenda pemeriksaan keterangan saksi, Kamis (14/8/25) kemarin kantor Pengadilan Negeri Tanjungbalai dipenuhi masyarakat yang tergabung dalam aliansi Barisan Intelijen Masyarakat (BIM) Kota Tanjungbalai. Mereka mendesak agar Kejaksaan dan Pengadilan menghukum seberat-beratnya terdakwa Rahmadi atas kasus tindak pidana narkotika.
Ketua BIM, Andrian Lubis S, HUM ketika ditemui di warung soto Jumat ( 15/8/2025 ) menegaskan bahwa BIM Kota Tanjungbalai siap mengawal kasus ini hingga terdakwa Rahmadi dihukum seberat-beratnya. “Kita tahu narkoba adalah musuh bersama, maka kami akan terus mengawal kasus ini hingga terdakwa mendapatkan hukuman yang setimpal,” kata Andrian Lubis.
BIM Kota Tanjungbalai berharap agar Pengadilan Negeri Tanjungbalai dapat mempertimbangkan dengan baik bukti-bukti yang ada dan menjatuhkan hukuman yang berat terhadap terdakwa Rahmadi. Dengan demikian, diharapkan dapat memberikan efek jera bagi pelaku tindak pidana narkotika lainnya.
Kehadiran BIM Kota Tanjungbalai di kantor Pengadilan Negeri Tanjungbalai menunjukkan bahwa masyarakat Kota Tanjung Balai sangat peduli dengan kasus narkotika dan berharap agar penegak hukum dapat menjalankan tugasnya dengan baik.
Selain itu, BIM Kota Tanjungbalai juga berharap agar kasus ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat lainnya untuk tidak terlibat dalam tindak pidana narkotika. Mereka juga berharap agar pemerintah dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya narkotika dan memberikan dukungan kepada keluarga korban narkotika.
Dengan demikian, diharapkan dapat tercipta masyarakat yang lebih aman dan sejahtera di Kota Tanjungbalai. BIM Kota Tanjung Balai akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas dan berharap agar penegak hukum dapat menjalankan tugasnya dengan profesional dan adil.
Penulis : Maulana Juang Harahap







