Scroll untuk baca artikel
Ekonomi

BRI Finance Hadirkan Solusi Dana Tunai Praktis untuk Liburan Akhir Pekan

158
×

BRI Finance Hadirkan Solusi Dana Tunai Praktis untuk Liburan Akhir Pekan

Sebarkan artikel ini

Ritme kehidupan yang semakin cepat dan tuntutan pekerjaan yang kian tinggi, mendorong kebutuhan masyarakat untuk beristirahat sejenak dari rutinitas menjadi semakin penting. Tidak sedikit pekerja yang memanfaatkan akhir pekan panjang maupun musim liburan untuk melakukan perjalanan singkat, berkumpul bersama keluarga, atau sekadar menikmati waktu untuk memulihkan energi dan menjaga keseimbangan hidup.

Namun, rencana berlibur maupun kebutuhan mendadak lainnya sering kali terkendala oleh keterbatasan dana yang belum dipersiapkan sebelumnya. Kondisi tersebut mendorong masyarakat untuk mencari solusi keuangan yang cepat, aman, dan mudah diakses tanpa proses yang berbelit.

Menjawab kebutuhan tersebut, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) menghadirkan BRI Flash, layanan pembiayaan dana tunai berbasis digital. Layanan ini memberikan kemudahan bagi nasabah untuk memperoleh dana secara cepat dengan proses yang praktis, sehingga berbagai kebutuhan mendesak maupun rencana pribadi dapat diwujudkan dengan lebih mudah.

Baca Juga :  Supply Bitcoin Kian Terbatas, Potensi Dampaknya di Masa Depan

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan, “Seiring dengan kebutuhan akses dana tunai yang cepat, BRI Finance menghadirkan BRI Flash sebagai solusi pembiayaan yang mudah diakses dan terpercaya. BRI Finance berkomitmen menghadirkan layanan yang praktis dan nyaman dalam satu genggaman bagi masyarakat.”

Sebagai bagian dari BRI Group, BRI Finance menawarkan fasilitas dana tunai melalui BRI Flash dengan jaminan BPKB kendaraan bermotor. Nasabah dapat memperoleh pencairan dana hingga 90 persen dari nilai kendaraan atau maksimal Rp500 juta, sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga :  Dorong Kedaulatan Ekonomi Nasional, MIND ID Jaga Tingkat 90% Pemasok Lokal

Selain proses pengajuan yang dapat dilakukan secara digital, BRI Flash juga menawarkan tenor pembiayaan yang fleksibel hingga empat tahun serta suku bunga kompetitif mulai dari 0,72 persen per bulan. Kehadiran layanan ini merupakan bagian dari upaya BRI Finance untuk menghadirkan solusi pembiayaan yang lebih sederhana, cepat, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat modern.

Tidak hanya itu, BRI Finance juga menyediakan berbagai program pembiayaan kendaraan bermotor dengan skema yang kompetitif. Untuk pembelian mobil baru, tersedia program bunga mulai dari 0 persen bagi nasabah BRI pada tenor tertentu. Sementara itu, pembiayaan mobil bekas ditawarkan dengan bunga mulai dari 0,66 persen per bulan dan pembiayaan sepeda motor mulai dari 0,7 persen per bulan.

Baca Juga :  CLEAR Bagikan Tips Punya Rambut dan Kulit Kepala Sehat Seperti Cristiano Ronaldo

Melalui beragam solusi pembiayaan yang ditawarkan, BRI Finance terus berupaya mendukung kebutuhan finansial masyarakat dengan layanan yang mudah diakses, terpercaya, dan relevan dengan berbagai tahap kehidupan nasabah.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ekonomi

Pertumbuhan jumlah investor kripto dan perkembangan teknologi blockchain membuka peluang baru bagi transformasi aset digital di Indonesia. Founder dan CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis,menilai perkembangan tersebut menunjukkan bahwa aset kripto telah berkembang menjadi bagian dari industri jasa keuangan yang lebih luas. Dalam presentasinya di AWS Summit Jakarta 2026, Yudhono menyampaikan bahwa Indonesia saat ini memiliki lebih dari 20 juta investor aset kripto. Nilai transaksi aset kripto di Indonesia sepanjang 2025 juga telahmencapai lebih dari Rp400 triliun, sementara sekitar satu dari 14 penduduk Indonesia tercatat telah berinvestasi pada aset kripto. “Ini bukan lagi hanya cerita tentang kripto. Ini sudah menjadi cerita tentang industri jasa keuangan,” ujar Yudho dalam presentasinya di AWS Summit Jakarta 2026 dapa Kamis, 6 Agustus 2026. Menurut Yudho, tingkat penetrasi aset kripto di Indonesia yang masih berada di kisaran 7% menunjukkan bahwa ruang pertumbuhan industri masih terbuka lebar. Peluang tersebut juga semakin besar seiringberkembangnya stablecoin, tokenisasi aset dunia nyata atau real-world assets (RWA), serta integrasi kecerdasan buatan dengan sistem keuangan berbasis blockchain….