Scroll untuk baca artikel

News

Bupati Dorong 1000 Umat Berdoa untuk Tolak Bala Jadi Ikon Religius Hamparan Perak

225
×

Bupati Dorong 1000 Umat Berdoa untuk Tolak Bala Jadi Ikon Religius Hamparan Perak

Sebarkan artikel ini

Lensa Mata Hamparan Perak – Kegiatan 1.000 Umat Berdoa untuk Tolak Bala, Tabligh Akbar dan Salat Tasbih di Masjid Jami’ Al Hafiz, Desa Hamparan Perak, Minggu (8/3/2026), merupakan pelaksanaan yang keempat kalinya.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, kali ini pun ratusan jemaah yang hadir memadati masjid untuk bermunajat dan memohon perlindungan kepada Allah SWT.

Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan yang hadir bersama Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Deli Serdang, Ny Jelita Asri Ludin Tambunan, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang mampu memperkuat nilai spiritual masyarakat tersebut.

Baca Juga :  Peringatan Harkitnas 2023, Bupati DS: Bara Persatuan Indonesia Mulai Menyala Sejak 115 Tahun Silam

“Ini tahun keempat kegiatan berlangsung, saya harap dan mendukung bisa terus dilakukan agar menjadi ikon religius di Hamparan Perak,” ujar Bupati.

Di kegiatan yang diinisiasi anggota DPRD Deli Serdang dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), M Adami Sulaeman dan dihadiri Tuanku Muhammad Fauzi, Raja Kejeruan Metar Bilad Deli itu, Bupati mengungkapkan, acara tersebut memiliki dampak besar dalam mempererat silaturahmi serta membangun kekuatan spiritual masyarakat.

Baca Juga :  3 Caleg Nasdem Gelar Sosialisasi di Desa Tanjung Agung Baturaja Barat

“Saya rasa ini luar biasa. Inisiatornya Datok Adami dan ini harus ditularkan. Jangan hanya di Desa Hamparan Perak, tapi bisa juga dilakukan di desa-desa lain yang kental dengan nilai-nilai keislaman,” sebut Bupati.

Selain menjadi ikon, Bupati juga berharap kegiatan yang juga diiringi dengan pemberian santunan kepada 1.000 umat itu bisa rutin dilakukan, bahkan jika memungkinkan dua kali dalam setahun.

“Selain membangun silaturahmi, kegiatan seperti ini juga memperkuat spiritual masyarakat kita yang tanpa kita sadari perlahan mulai tergerus,” ucap Bupati.

Baca Juga :  Dalam LHP BPK 2024, Ada Temuan Belanja Jasa Audit Tidak Sesuai Ketentuan di Inspektorat Madina  Rp.1,5 M Pada APBD TA 2023

Sebelumnya, ketua panitia, Burhanudin menjelaskan, kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian dan permohonan kepada Allah SWT agar masyarakat dijauhkan dari berbagai bencana.

“Kegiatan ini juga dilaksanakan sebagai doa bersama mengingat beberapa waktu lalu terjadi bencana di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Terkhusus kita juga berdoa agar kampung kita dijauhkan dari segala bala, bencana dan marabahaya,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *