Scroll untuk baca artikel

News

Desakan Agar Bupati Asahan Mencopot Kadis PUTR Makin Menguat Karena Pekerjaan Jalan Rabat Beton Diduga Asal Jadi

1423
×

Desakan Agar Bupati Asahan Mencopot Kadis PUTR Makin Menguat Karena Pekerjaan Jalan Rabat Beton Diduga Asal Jadi

Sebarkan artikel ini

Lensa Mata Asahan – Warga Desa Sei Dua Hulu Dusun Satu, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Asahan mengungkapkan kekecewaan mereka terhadap pembangunan jalan rabat beton perbatasan Kota Tanjungbalai menuju Selinsing yang dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Asahan.

Desakan tersebut semakin menguat karena jalan yang baru dibangun sekitar seminggu lebih sudah menunjukkan tanda-tanda kerusakan, seperti retak dan berdebu seperti yang dipantau Wartawan lensamata.id, Senin ( 26/5/25).

Warga menilai bahwa kualitas pembangunan jalan tersebut tidak sesuai dengan standar yang diharapkan, Mereka menduga bahwa penggunaan semen yang berlebihan dan tidak menggunakan tikar besi menjadi penyebab utama kerusakan jalan tersebut.

Baca Juga :  Hingga April 2024, Kejati Sumut Tuntut Pidana Mati 24 Orang Terdakwa Pengedar Narkoba

“Kami sangat kecewa dengan kualitas pembangunan jalan ini, Seharusnya, jalan ini dibangun dengan lebih kokoh dan tahan lama, bukan seperti ini yang sudah rusak dalam waktu singkat,” kata Pak Sofyan perwakilan warga saat ditemui wartawan dilokasi tersebut.

Warga yang juga pendukung Taufik Zainal Abidin S, Sos, M.si dan Rianto SH, MAP pada pilkada kemarin meminta agar Bupati dan Wakil Bupati Asahan mengambil tindakan tegas terhadap Kadis PUTR Asahan yang bertanggung jawab atas proyek pembangunan jalan tersebut.

Baca Juga :  KPUD OKU Menggelar Jalan Sehat di Taman Kota Ahmad Yani

“Kami berharap Bupati dan Wakil Bupati Asahan dapat mencopot Kadis PUTR Asahan karena tidak mampu menjalankan tugasnya dengan baik,” tambah warga sekitar.

Dengan demikian, warga berharap agar pembangunan infrastruktur di Desa Sei Dua Hulu dapat dilakukan dengan lebih baik dan lebih berkualitas di masa depan. Mereka juga berharap agar pemerintah daerah dapat lebih transparan dan akuntabel dalam mengelola anggaran pembangunan.

Baca Juga :  Usai Hair Yot, Thaher Hanubun Borong Dagangan Lokal Masyarakat Ohoilimtahit

Kadus Dusun satu Dedi, juga menambahkan bahwa warga akan terus memantau perkembangan pembangunan infrastruktur di desa mereka dan akan terus menyuarakan aspirasi mereka jika tidak ada perubahan.

“Kami tidak akan diam jika pembangunan infrastruktur di desa kami tidak sesuai dengan standar yang diharapkan,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *