Scroll untuk baca artikel
News

Diduga KPU Pesisir Barat Korupsi Hingga Puluhan Juta Rupiah

1635
×

Diduga KPU Pesisir Barat Korupsi Hingga Puluhan Juta Rupiah

Sebarkan artikel ini

Lensa Mata Pesisir Barat – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Pesisir Barat diduga dikorupsi hingga puluhan juta rupiah, hal itu mencuat lantaran pembelian AC milik KPU Pesibar yang dilakukan pada akhir tahun 2023 diduga mark up cukup ekstrem, yaitu melebihi setengah anggaran yang direalisasikan KPU Pesibar dengan total pagu hampir mencapai 50 juta rupiah.

Hal itu disampaikan narasumber media ini saat diwawancarai pada Jumat (01/03). Menurutnya pengadaan alat pendingin yang hanya berjumlah lima unit dengan spesifikasi 1/2 (setengah) PK dan satu unit dengan spesifikasi 1 (satu) PK itu tidak masuk akal.

Baca Juga :  Pemdes Sumber Bahagia Gelar Musdeus Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih

“Berdasarkan Informasi yang kami himpun, untuk dipasar lokal harga AC setengah (1/2) PK hanya berkisar antara tiga juta sampai yang termahal seharga 3,8 juta rupiah, sedangkan untuk harga AC satu PK hanya berkisar 4 juta an saja. Begitu pula harga di e-catalogue, setelah kami cek harga untuk jenis AC tersebut juga tak jauh berbeda (dengan harga lokal),” ujar narasumber yang juga sering bersentuhan langsung dengan pihak KPU ini.

Dengan begitu, lanjutnya, seharusnya pembelian AC setengah PK sebanyak lima unit dan AC dengan spesifikasi satu PK satu unit hanya menghabiskan anggaran tak lebih dari 23 hingga 25 juta rupiah saja, itupun sudah termasuk ongkos kirim, biaya pemasangan, dan garansi.

Baca Juga :  HGU Kebun Jadi Perumahan Mewah Ada di Deliserdang, BPN Bilang Aset Diimbreng, PTPN 1 Regional 1 Bungkam

“Oleh karena itu kuat dugaan ada mark up anggaran yang di lakukan oleh KPU Pesisir Barat dalam pembelian AC ini hingga mencapai 25 juta rupiah lebih,” paparnya.

Maka dari itu, pihaknya meminta agar Aparat Penegak Hukum (APH) dapat mengusut dugaan penyalahgunaan anggaran yang dilakukan KPU Pesibar hingga mengarah pada perilaku korupsi yang merugikan negara.

“Tak sampai disitu, kami juga masih menyelidiki beberapa item anggaran (di tubuh KPU Pesibar) yang sangat janggal dalam realisasi nya. Untuk itu perlu adanya pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak terkait dalam memantau penggunaan keuangan di KPU Pesisir Barat, karena hal-hal seperti ini yang akan merusak citra KPU sebagai lembaga independen yang mengaku berintegritas tinggi,” tutup narasumber.

Baca Juga :  Emas Masih Dibayangi Tekanan Jual, Resistance 4.063 Jadi Penghalang Utama

Menjawab hal ini Sekretaris KPU Pesisir Barat Doni Zulkarnaen mengaku bahwa pihaknya telah melakukan pengadaan AC sesuai prosedur dan perencanaan.

“Kalau pengadaan sudah sesuai prosedur perencanaan,” jawabnya Jumat (01/03).

Doni juga menahan awak media untuk tidak menerbitkan berita terlebih dahulu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News

Pawfriends, bagi pet owner maupun street animal saver, mengatasi infeksi kulit seperti ringworm pada anabul membutuhkan kehati-hatian ekstra. Memilih obat jamur kucing tidak boleh dilakukan secara sembarangan karena senyawa kimia…