Scroll untuk baca artikel
Ekonomi

Ikuti Webinar Jurnalisme Lingkungan dari LindungiHutan, GRATIS!

637
×

Ikuti Webinar Jurnalisme Lingkungan dari LindungiHutan, GRATIS!

Sebarkan artikel ini
Telah dibuka pendaftaran gratis Webinar Jurnalisme Lingkungan yang akan digelar pada 3-5 September 2024.

LindungiHutan, startup yang bergerak di bidang lingkungan, memahami pentingnya peran media dalam menyuarakan isu-isu lingkungan. Sebagai bentuk komitmen untuk mendukung pelestarian alam dan meningkatkan kesadaran publik, LindungiHutan mengadakan Webinar Jurnalisme Lingkungan mendukung para jurnalis meliput isu lingkungan dengan lebih efektif.

Webinar Jurnalisme Lingkungan akan berlangsung pada 3-5 September 2024 pukul 15.00-17.00 WIB dengan menghadirkan narasumber terkemuka dari berbagai organisasi media.

Pada 3 September 2024, akan membahas tentang Investigasi Lingkungan dalam Mengungkap Fakta dan Data dengan Integritas bersama Miftah Faridl Anggota Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia. Lebih detail mengenai cara menjaga integritas di tengah tantangan-tantangan besar yang dihadapi para jurnalis.

Baca Juga :  Kuliner Kereta Hadir di TikTok Shop dan Tokopedia, Mudah Dinikmati

Hari Kedua, 4 September 2024, akan membahas tentang Data sebagai Fundamen Jurnalisme Lingkungan Berbasis Fakta bersama narasumber Adi Ahdiat Editor Databoks-Katadata. Pada sesi ini membahas cara untuk menganalisis angka menjadi sebuah narasi.

Hari Ketiga, 5 September 2024, akan membahas tentang Peran Jurnalis dalam Melestarikan Lingkungan dengan Menghadirkan Fakta bersama Lusia Arumingtyas dari Mongabay Indonesia dan Aditya Widya Putri Editor Deduktif.co. Sesi ini akan membahas tentang peran jurnalis dalam mempromosikan kesadaran lingkungan melalui pelaporan yang akurat dan berdampak.

Baca Juga :  Hari Ke-13 Posko Nataru, KAI Divre III Palembang Angkut 48.176 Penumpang, Tiket KA Sindang Marga Masih Tersedia Hingga 4 Januari

Webinar ini gratis untuk para jurnalis muda hingga siapapun yang memiliki ketertarikan dalam bidang penulisan terkait isu-isu lingkungan. Dengan harapan, dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk berperan aktif dalam pelestarian lingkungan melalui media dan jurnalistik.

Daftarkan sekarang juga melalui tinyurl.com/WebinarJurnalisLingkunganLH. Dapatkan informasi webinar lainnya dengan mengikuti Instagram LindungiHutan.

Baca Juga :  BTN Mencatat Penyaluran Kredit dan Pembiayaan Yang Mencapai Rp 308 Triliun Sepanjang Semester I

Tentang LindungiHutan

LindungiHutan adalah start-up lingkungan yang berfokus pada aksi konservasi hutan dan pemberdayaan masyarakat sekitar hutan. Sebanyak 848 ribu pohon telah ditanam bersama 547 brand dan perusahaan. Kami menggandeng masyarakat lokal di 50 lokasi penanaman yang tersebar di Indonesia. Kami menghadirkan beberapa program seperti The Green CSR, Collaboratree dengan skema Product Bundling, Service Bundling dan Project Partner, serta program Carbon Offset.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ekonomi

Pertumbuhan jumlah investor kripto dan perkembangan teknologi blockchain membuka peluang baru bagi transformasi aset digital di Indonesia. Founder dan CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis,menilai perkembangan tersebut menunjukkan bahwa aset kripto telah berkembang menjadi bagian dari industri jasa keuangan yang lebih luas. Dalam presentasinya di AWS Summit Jakarta 2026, Yudhono menyampaikan bahwa Indonesia saat ini memiliki lebih dari 20 juta investor aset kripto. Nilai transaksi aset kripto di Indonesia sepanjang 2025 juga telahmencapai lebih dari Rp400 triliun, sementara sekitar satu dari 14 penduduk Indonesia tercatat telah berinvestasi pada aset kripto. “Ini bukan lagi hanya cerita tentang kripto. Ini sudah menjadi cerita tentang industri jasa keuangan,” ujar Yudho dalam presentasinya di AWS Summit Jakarta 2026 dapa Kamis, 6 Agustus 2026. Menurut Yudho, tingkat penetrasi aset kripto di Indonesia yang masih berada di kisaran 7% menunjukkan bahwa ruang pertumbuhan industri masih terbuka lebar. Peluang tersebut juga semakin besar seiringberkembangnya stablecoin, tokenisasi aset dunia nyata atau real-world assets (RWA), serta integrasi kecerdasan buatan dengan sistem keuangan berbasis blockchain….