Scroll untuk baca artikel

News

Ingin Jadi Atlet? Ini 3 Hal yang Wajib Kamu Miliki

304
×

Ingin Jadi Atlet? Ini 3 Hal yang Wajib Kamu Miliki

Sebarkan artikel ini

Lensa Mata Medan – Menjadi atlet bukan sekadar tentang bakat, tetapi juga tentang tiga hal utama yang wajib dimiliki oleh setiap calon atlet, mental yang tangguh, disiplin tinggi, dan semangat juang tanpa batas.

Hal ini dibuktikan oleh Trioni Narvatilova, atau yang akrab disapa Onik, atlet arung jeram yang merupakan alumni Universitas Suatera Utara asal Medan yang sukses menorehkan prestasi di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Tahun 2024.

Perjalanan Onik dimulai pada tahun 2015 ketika ia bergabung dengan komunitas pecinta alam Kompas USU. Saat itu, Onik bahkan belum bisa berenang. Namun, tekad dan keberaniannya untuk belajar serta menghadapi rasa takut membuatnya bertahan di dunia olahraga ekstrem ini.

Baca Juga :  Cium Aroma Dugaan Korupsi, Kejati Sumut Geledah Kantor BPN Sumut dan Kantah Medan

1. Mental yang Tangguh

Menurut Onik, hal pertama yang harus dimiliki oleh seorang atlet adalah mental yang kuat dan berani menghadapi tantangan, terutama ketika berhadapan dengan situasi berisiko di lapangan.

“Saya belajar untuk nggak panik waktu jatuh dari perahu. Dengan kontrol diri, kita bisa selamat meskipun arusnya kuat,” ujar Onik Senin (10/11/2025).

Pengalaman jatuh ke sungai saat latihan justru mengajarkannya pentingnya ketenangan dan penguasaan diri. Ia percaya bahwa keberanian sejati muncul bukan dari tanpa rasa takut, tetapi dari kemampuan mengendalikan ketakutan tersebut.

Baca Juga :  Pemdes Kuto Rejo Gelar Musyawarah Rembuk Stunting

2. Disiplin yang Konsisten

Disiplin menjadi kunci utama dalam perjalanan karier Onik. Selama dua tahun menjelang PON 2024, ia menjalani latihan intens setiap hari. Bahkan, di tengah kesibukannya sebagai karyawan swasta, Onik tetap konsisten menjaga pola latihan.

“Capek pasti, tapi kalau ingat tujuan dan dukungan keluarga, semangat lagi,” katanya.

Rutinitas padat antara bekerja di pagi hingga sore hari lalu langsung latihan pada malam hari menjadi bukti nyata komitmen dan tanggung jawab seorang atlet sejati.

Baca Juga :  Nama Prabowo Disenggol, GERINDRA dan GEKIRA Sumut Klarifikasi Persoalan Chappel ke USU

3. Semangat Juang Tanpa Batas

Keterbatasan fasilitas tak pernah membuat Onik menyerah. Ia bersama tim tetap berlatih dengan peralatan seadanya hingga akhirnya mendapatkan dukungan penuh menjelang lomba.

“Kami percaya, kalau ada kemauan pasti ada jalan. Walau awalnya susah, hasilnya akan sepadan,” ungkapnya.

Kini, Onik tengah menatap Kejurnas 2025 di Sulawesi Selatan sebagai langkah menuju kompetisi internasional. Ia berharap kisahnya dapat menginspirasi generasi muda untuk tidak takut bermimpi dan berusaha keras meraih cita-cita.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News

Di tengah pesatnya perkembangan era digital, kebutuhan industri terhadap lulusan Product Design Engineering terus meningkat. Sebab, perusahaan kini membutuhkan produk yang fungsional, inovatif, user-friendly, dan berbasis teknologi. Karena menggabungkan desain kreatif, engineering, dan problem solving, lulusan jurusan…

News

India dan Indonesia dipisahkan oleh Samudra Hindia, tetapi dipersatukan oleh sejarah, budaya, perdagangan, dan nilai-nilai yang sama. Hubungan kedua negara tidak pernah semata-mata dibangun melalui perdagangan atau perjanjian diplomatik, melainkan…