Scroll untuk baca artikel

News

Kadishub Diduga Melakukan Pembiaran Atas Kesemrawutan Lalulintas dan Perparkiran di Kota Tanjungbalai

1187
×

Kadishub Diduga Melakukan Pembiaran Atas Kesemrawutan Lalulintas dan Perparkiran di Kota Tanjungbalai

Sebarkan artikel ini

Lensa Mata Tanjungbalai – Tokoh Masyarakat yang cukup dikenal di Kota Tanjungbalai Zaharuddin, SE yang juga merupakan Putra Asli Kota Tanjungbalai menuding kinerja Kadis Perhubungan dikota ini yang terkesan lakukan ” PEMBIARAN ” terhadap permasalahan kesemrawutan lalulintas dan sistem perparkiran hari demi hari, bulan demi bulan bahkan tahun ke tahun tidak terlihat perubahannya.

Hal ini menimbulkan keheranan dan pertanyaan, kenapa permasalahan tersebut tidak mengalami perubahan didalamnya karena pemandangan kesemrawutan lalulintas dan sistem perparkirannya menjadi pemandangan setiap hari diberbagai ruas jalan di Kota Tanjungbalai seperti di Jalan Asahan, Jalan Veteran, Jalan Suprapto, Jalan Gereja, Jalan SM Raja serta beberapa badan jalan lainnya dan tidak berfungsinya traffic light yang tidak kunjung menunjukkan perubahan didalamnya, ada apa semua ini”, tanya Zaharuddin dalam keterangannya, Jum’at (15/3/24).

Permasalahan ini merupakan indikator bahwa komitmen kinerja Kadis Perhubungan Kota Tanjungbalai yang selama memangku jabatannya belum memperlihatkan perubahan, “menurut hasil pengamatan selama ini bahwa komitmen jabatan (komitmen kinerja dan komitmen kedaerahan), belum terlihat secara maksimal,” ujar Zaharuddin.

Baca Juga :  Dandim 0206/Dairi Kunjungi Rumdis Bupati Pakpak Bharat Bahas Ini

Selanjutnya permasalahan truk angkutan sawit dari kawasan Sei Kepayang Kabupaten Asahan dengan tonase kurang lebih 10 ton setiap truk yang setiap harinya mencapai 5 hingga 6 truk melintas jalan kota yaitu Jalan Imam Bonjol dan Jalan T. Umar yang seharusnya dilakukan koordinasi serta komunikasi oleh pihak Dinas Perhubungan Kota Tanjungbalai dengan pihak pengusahanya yang pada akhirnya dapat melahirkan solusi yang manis terhadap permasalahan tersebut.

Baca Juga :  Tim Rescuer Basarnas Nias Temukan 2 Korban Tenggelam di Sungai Namo Sifelendrua

Zaharuddin menambah kan bahwa adanya pembukaan medialand di kawasan jalan protokol yang hanya berjarak kurang lebih 100 meter dari simpang Jalan Anwar Idris (simpang Sei Dua) yang tidak memiliki kepentingan didalamnya, sehingga diperlukan penutupannya, karena permasalahannya sejak awal dibuka medialand jalan ini tidak mengeluarkan regulasi, maka penutupannya juga tidak memerlukan regulasi baru didalamnya, “namun kemungkinannya hanya terbentur masalah tenaga guna menutup kembali medialand tersebut, maka untuk hal ini kita siapkan tenaga yang kemungkinan hanya memakan waktu beberapa jam saja,” ungkap Zaharuddin.

Baca Juga :  Warga Kampung Nelayan Belawan Butuhkan Ambulance Perahu dan Alat Pemadam Kebakaran

Dalam setiap kesempatan Zaharuddin berharap kepada Walikota Tanjungbalai H. Waris Tholib S. Ag, MM, bahwa Kadis Perhubungan sekarang ini sudah tidak layak lagi untuk dipertahankan jabatannya, karena tidak memiliki etos kerja yang maksimal.

Sayang nya hingga berita ini dikirim kemeja redaksi tidak ada tanggapan dari Kadishub Kota Tanjungbalai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *